magista scarpe da calcio Wajib Sediakan AED


Wajib Sediakan AED

 
MALANG - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia, memperketat aturan regulasi medis untuk Liga 1 2018. Setiap klub wajib menyediakan Automated External Defibrillator (AED). Yakni, sebuah perangkat elektronik portabel yang digunakan untuk mendiagnosis aritmia jantung ketika ada kondisi buruk yang mengancam nyawa seseorang. 
Arema FC pun sepakat dengan adanya aturan terkait perlengkapan medis tersebut dan memastikan di sudah menyediakan alat itu sejak musim lalu.
"Memang ketersediaan AED ini merupakan sebuah kewajiban. Namun, sepertinya di Indonesia agak terlambat penerapannya atau pengetatan aturannya," ujar dokter tim Arema, dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO. 
Menurutnya, ketersediaan alat untuk melakukan terapi listrik pada jantung tersebut merupakan hal yang tak bisa ditawar lagi. Pasalnya,  sebagian besar kasus kematian di lapangan adalah akibat henti jantung. Oleh sebab itu, keberadaan AED untuk pertolongan pertama bagi kondisi kolaps di lapangan, sangat diperlukan.
"Pertolongan pertama bagi korban dalam kasus ini bukanlah segera dibawa ke rumah sakit. Pertolongan pertama di tempat adalah yang menentukan. Dan salah satu alat yang vital untuk kasus-kasus seperti ini adalah pacu jantung," papar dia.
Nanang menyampaikan, ada perbedaan antara AED dengan alat pacu jantung yang biasa terdapat di rumah sakit. Dokter asal Magetan ini menyebutkan bila AED mampu memberi instruksi tindakan yang perlu dilakukan berdasar kondisi pasien. 
"Semua tergantung dari kondisi yang dideteksi alat tersebut," tegasnya.
Ia menuturkan, bila alat tersebut telah tersedia di tim medis yang bertugas dalam pertandingan Arema. Ia mengaku selalu mengontrol ketersediaan alat tersebut dan alat-alat pertolongan pertama lainnya.
"Saya belum tahu apakah tiap tim harus punya atau tiap panpel yang harus menyediakan.  Namun, sepertinya, yang penting alat tersebut harus ada," tambah dia.
Sementara itu, Nanang berharap tak hanya AED saja yang harus disiapkan dalam tiap pertandingan. Dokter dua anak ini menyampaikan, bahwa kewajiban panpel adalah memastikan kesiapan infrastruktur medis.
"Salah satunya, tandu yang digunakan adalah tandu khusus. Ini untuk mengantisipasi agar jika ada kondisi cedera tulang belakang tak bertambah fatal," pungkas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang