Sutiaji: Gajayana Layak Kandang Arema

M firman malang post
DATANG: Walikota Malang Sutiaji datang ke Stadion Gajayana menyaksikan latihan perdana Arema FC, kemarin sore. 
 
MALANG-Latihan perdana Arema FC di Stadion Gajayana, Kamis (10/1) sore, kedatangan tamu spesial. Wali Kota Malang Sutiaji, turut hadir menyaksikan tim Singo Edan berlatih. Tidak hanya itu, ia memiliki harapan, Arema tidak kalah dengan Madura United di kompetisi.

Tambah Tiga Pemain Lokal

PERDANA: Latihan perdana Arema FC di Stadion Gajayana,Kamis sore.
 
MALANG - Manajemen Arema FC sudah resmi mengikat kontrak tiga pemain anyar untuk musim 2019 ini. Penjaga gawang M. Sandy Firmansyah, bek Rachmat Latief, dan Ikhfanul Alam, adalah pemain yang dipastikan menjadi bagian tim Singo Edan dan telah menjalani latihan Kamis (10/1).

Ribuan Aremania Saksikan Latihan Perdana

PENASARAN: Ribuan Aremania datang ke Stadion Gajayana menyaksikan latihan perdana, kemarin.
 
MALANG-Latihan perdana Arema FC di Stadion Gajayana, Kamis (10/1) kemarin sore menyedot perhatian Aremania. Sekitar 2.000 pendukung tim berjuluk Singo Edan itu seolah memberikan sambutan kepada para pemain di musim yang baru, tak terkecuali dua pemain asing Robert Lima dan Pavel Smolyachenko.
Aremania memenuhi area pinggir lapangan. Mereka tidak sungkan mendekat sampai ke garis lapangan demi menyaksikan tim yang kini diasuh Milomir Seslija tersebut. Pemain baru seperti M. Sandi Firmansyah, Rachmat Latief dan Ikhfanul Alam, sudah bergabung latihan. 
Begitu pula dua pemain asing yang rencananya didatangkan tanpa seleksi, Robert Lima Guiamares dan Pavel Smolyachenko langsung ikut berlatih.  Aremania pun seolah memberikan sambutan untuk tim Arema untuk menghadapi musim 2019 yang lebih baik. Tulisan seperti Welcome back Milo, dibawa oleh Aremania. Beberapa dari Aremania juga membawa flare yang mereka nyalakan dari tribun.
Di akhir sesi latihan, pemain pun tak bisa menghindar. Dua pemain asing, lalu Jayus Hariono dan Dedik Setiawan serta Milomir Seslija menjadi penggawa yang paling laris dimintai foto Aremania. 
"Kami penasaran dengan latihan perdana Arema. Sebagai obat kangen juga setelah sebulan tidak ada aktivitas apapun dari Arema," ujar Johan Kurniawan, Aremania Sukun.
Bahkan, latihan kemarin layaknya pertandingan resmi Arema. Di musim lalu, Arema sempat hanya disaksikan di bawah 2000 suporter. 
Namun, Aremania tampaknya harus mulai lebih rapi dan berada di tribun ketika menyaksikan latihan. Pasalnya, hal tersebut dipastikan mengganggu fokus pemain kala latihan.
"Kami apresiasi dukungan Aremania. Tetapi kami berharap, jangan turun ke lapangan," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji. 
Menurut dia, pemain memerlukan fokus dalam menjalani latihan. Hal tersebut dipastikan sulit maksimal ketika banyak Aremania di garis lapangan. Fokus pemain bisa jadi hilang ketika mendengarkan suara suporter yang sangat dekat.
"Begitu pula ketika latihan, misalnya bola mengarah ke pinggir lapangan, takutnya mengenai suproter. Mereka pasti memikirkan jangan mencederai Aremania. Kami mohon itu dimengerti," pinta dia.
Pria asal Banyuwangi itu mengatakan, untuk latihan sore kemarin masih dimengerti. Akan tetapi, latihan selanjutnya dia meminta suporter berada di tribun. 
"Hari ini (kemarin, Red) kami tolerir karena mungkin ingin melihat latihan perdana dari dekat. Tetapi selanjutnya kami meminta kepada suporter untuk kesadarannya," pungkas dia. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :