*Milan Yakinkan Arema Tampil Beda

Minimal Satu Poin
 
 
LAMONGAN – Arema FC bakal tampil berbeda untuk menghadapi Persela Lamongan dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Surajaya Lamongan, malam ini kick off 18.30 WIB. Tim berjuluk Singo Edan ini hadir dengan target minimal bawa pulang satu poin dari Lamongan.

 
Demi mewujudkan target tersebut, Arema tidak mau mengingat hasil negatif saat away ke markas PSIS Semarang dua pekan lalu. Namun, mereka juga tidak ingin berpatokan pada kemenangan telak atas Perseru Serui dan PSMS Medan kala bermain di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. 
Ketangguhan pertahanan saat melawan Bhayangkara FC di Jakarta dan Arema berhasil bermain imbang tanpa gol, bakal dimodifikasi dengan daya agresivitas di lini depan. 10 gol dalam tiga laga terakhir, masih bakal berlanjut di pekan ini, demi misi poin di Bhumi Joko Tingkir.
"Mungkin kami akan memulai dengan kekuatan pertahanan seperti melawan Bhayangkara FC," ujar Milan Petrovic. Menurutnya, bermain dengan cara tersebut bakal menahan laju serangan Persela yang belum terkalahkan di kandang sendiri. 
Lantas, setelah 30 menit, ia menginginkan timnya agresif, bahkan menguasai permainan. "Kami tidak mau hanya mencuri poin dan bermain tanpa gol. Kami ingin minimal satu poin dan itu harus mencetak gol," ungkapnya.
Ia menyampaikan, Arema sudah menyiapkan 2 hingga 3 opsi permainan. Dirinya hanya memberikan gambaran kekuatan pertahanan dan produktivitas tim yang bisa menjadi senjata berburu poin. Berkat 10 gol dalam tiga laga, Arema menjadi salah satu tim produktif di Liga 1 untuk saat ini. 
Menurut pria berpaspor Slovenia itu, gol bakal memperbesar peluang Arema mendapatkan poin. Baik itu imbang maupun kemenangan. "Kami harus hati-hati serangan Persela dan bisa memanfaatkan salah satunya serangan balik. Target kami dapat poin," tegas dia.
Sementara itu, bila mengingat strategi saat melawan Bhayangkara FC, Arema memperkuat pertahanan dengan menurunkan dua stopper dan satu libero. Mereka disiplin di lini belakang dan membuat tuan rumah frustasi karena gagal mencetak gol.
Besar kemungkinan strategi itu bakal dipakai, dengan sentuhan modifikasi dari sang tactitian. "Saya akan memanfaatkan serangan dan kecepatan pemain juga," pungkasnya. (ley/bua)
 

Tuan Rumah Bidik Papan Tengah

 
LAMONGAN - Persela Lamongan tidak ingin menyerahkan poin kepada tamunya, Arema FC yang bakal dihadapi di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (16/11) malam ini. Mereka ingin mendapatkan poin penuh demi memastikan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu meninggalkan papan bawah. 

Selain itu, rekor tak pernah kalah, ingin dipertahankan oleh tim yang memiliki suporter bernama LA Mania tersebut. "Laga kandang bagi Persela itu seperti yang sudah diintruksikan oleh pelatih adalah poin. Insya Allah, kami raih poin penuh di Stadion Surajaya," ujar Bek Persela Lamongan, Samsul Arifin.
Pemain Persela sudah menjalani persiapan untuk pertandingan melawan Arema. Tim asuhan Aji Santoso itu berharap poin tiga, meskipun laga melawan Singo Edan tidaklah mudah. Namun, sang pelatih berkeyakinan Persela memiliki modal bagus untuk menang. 
Anak asuhnya tak tersentuh kekalahan saat bermain di kandang sendiri di musim ini. Malahan, catatan tersebut sebenarnya sejak tahun 2016 lalu. "Selama Persela saya tangani tiga musim terakhir, kami belum pernah menerima kekalahan di kandang sendiri. Itu jadi target untuk dipertahankan," ujar Aji Santoso.
Ia menyampaikan, kemenangan tidak hanya membuat rekor terjaga. Akan tetapi, bisa mengembalikan posisi Persela yang di putaran kedua ini cenderung menurun dan mendekati zona merah. "Kami ingin kembali ke papan tengah. Kami harus poin tiga, berapapun selisih golnya. Kalaupun unggul setengah bola bisa menang, tidak masalah," sebutnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, timnya sudah memiliki beberapa cara. Aji bahkan sudah mewanti-wanti agar strikernya, Loris Arnaud bisa mencetak gol. Pemain yang beberapa pekan terakhir kesulitan mencetak gol itu dalam pantauannya.
"Laga terakhir dia punya peluang emas yang harusnya bisa jadi gol. Memang tidak 100 persen namun 80 persen itu bisa jadi gol. Nah lawan Arema ini kan laga penting, saya ingin dia cetak gol," tambah pelatih yang awal musim 2017 menjadi arsitek Arema tersebut.
Selain itu, menurut pengakuan Aji, persiapan pertahanan dan penyerangan dilakukan untuk laga malam ini. Timnya tinggal melihat kondisi latihan terakhir, kemarin sore, sekaligus untuk menentukan siapa saja yang akan turun dalam laga. (ley/bua)
 

Dua Tim Tanpa Kekuatan Penuh

 
LAMONGAN - Dua tim yang bakal bertanding di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (16/11) malam ini, tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Cedera dan hukuman kartu kuning, ditambah dengan pemanggilan ke Timnas, membuat Arema maupun Persela menyiapkan pemain lainnya untuk fight di lapangan dan berebut poin di match day 31 ini.

Arema kehilangan banyak pemain untuk laga ini. Mulai dari dua pemain ke Timnas, Dedik Setiawan dan Bagas Adi Nugroho. Lalu cedera dan mesti absen lama seperti Hanif Sjahbandi dan Rivaldy Bawuo. Arema juga kehilangan Sunarto karena cedera ringan dan membutuhkan istirahat.
Selain itu, satu lagi pemain absen karena akumulasi kartu kuning yakni Jayus Hariono. "Kami kehilangan Jayus yang beberapa pekan ini tampil ekselen. Kami kehilangan pemain lainnya dan harus menyiapkan strategi baru," ungkap Pelatih Arema, Milan Petrovic.
Menurut dia, absennya pemain tak mau diratapi Arema. Pasalnya ia meyakini jika pemain lainnya menunggu momen turun dalam kondisi seperti ini.  "Kami juga ada Rafli, pemain muda yang juga siap turun dan dibantu oleh Hendro Siswanto. Yang lainnya juga siap, saya percaya itu," paparnya.
Sementara itu, hal sama juga terjadi pada skuad Persela. Dua pemain absen karena akumulasi kartu kuning dan merupakan pemain pilar. Pemain yang dimaksud adalah Arif Satria dan Birul Walidan. "Dua yang pasti absen Birul dan Arif. Kami sudah siapkan gantinya di belakang," ujar Pelatih Persela, Aji Santoso.
Salah satu yang dipersiapkan adalah M. Zaenuri, center back yang notabene adalah mantan pemain Arema. Pemain tersebut bakal didapuk sebagai pengganti Arif Satria. Sementara, untuk pengganti Birul, Aji tampaknya menyiapkan Samsul Arifin. Nama terakhir hadir dalam sesi jumpa pers mewakili tim Persela.
"Zaenuri ini pemain bagus. Mungkin selama ini komunikasi dengan Wallace yang kurang, karena jarang tampil bersama. Tetapi saat Zaenuri turun dia pernah tampil bagus di lini belakang," tambahnya. 
Aji berharap Zaenuri bakal mendapatkan arahan dan tambahan pengalaman. Menurutnya, Zaenuri adalah sosok yang pendiam dan tidak banyak bicara. Akan tetapi secara kualitas, dia menilai pemain tersebut layak dipercaya menggalang pertahanan Persela. (ley/bua)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :