MALANG POST - 44 Lembaga Kompak Berbagi Sembako dan Masker

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


44 Lembaga Kompak Berbagi Sembako dan Masker

Minggu, 26 Apr 2020, Dibaca : 2781 Kali

MALANG - Satu terobosan inspiratif dilakukan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Kota Malang. Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, organisasi MKKS menggerakkan seluruh lembaga SMK Swasta untuk melakukan aksi sosial dengan menyantuni guru, orang tua siswa dan hingga masyarakat yang terdampak penyebaran virus Corona.


Program tersebut disambut baik oleh seluruh SMK Swasta yang ada di Kota Malang. Sejak Minggu lalu, sebanyak 44 lembaga mendonasikan anggaran sebagai respon dari anjuran tersebut.  Hasilnya, sebanyak 400 paket sembako telah dibagikan. Alhasil, kegiatan sosial tersebut membantu meringankan mereka yang membutuhkan bantuan dalam kondisi yang sulit seperti ini.


Kepala MKKS SMK Swasta Kota Malang, John Nadha Firmana, SH. M.Pd mengatakan, kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat Pandemi Covid-19 menjadi keprihatinan banyak pihak untuk saling membantu. Termasuk oleh MKKS SMK Swasta yang turut memberikan rasa empatinya untuk memberikan bantuan.
"Terutama guru dan karyawan di sekolah kami sendiri, seperti satpam sekolah dan tukang kebersihan. Kami juga berbagi ke warga terdampak yang ada di sekitar sekolah," katanya.


Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang untuk saling membantu dalam kondisi sulit. Merosotnya sektor ekonomi akibat pandemi Covid-19, menjadi pukulan menyakitkan bagi masyarakat kalangan bawah.
"Tentu saja ini sangat berimbas pada usaha dan penghasilan mereka, maka harus kita bantu semampu yang bisa kita lakukan," ujar Kepala SMK Prajnaparamita Malang ini.


Teknis pembagian bantuan sembako itu sendiri dipercayakan pada masing-masing lembaga. Termasuk urusan mendata orang-orang yang layak mendapat bantuan. "Karena peraturannya saat ini tidak boleh mengumpulkan orang, jadi diatur oleh masing-masing lembaga," terangnya.
Setidaknya lebih dari 400 paket sembako yang disalurkan. Setiap paket berisi lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, dua kilogram gula dan masker. "Dana yang berhasil dihimpun dari seluruh lembaga lebih dari Rp 30 juta," ungkapnya.


John menyampaikan alasan mengapa bantuan dari MKKS SMK Swasta kali ini, diperuntukkan pada masyarakat terdampak. Menurutnya, saat ini masyarakat juga tidak kalah membutuhkan. "Sebenarnya kami juga ingin memberikan bantuan pada rumah sakit atau para medis. Tapi kami kira sudah banyak yang membantu, sehingga kami arahkan bantuan ini untuk warga," tuturnya.  
Menurutnya, bantuan MKKS SMK Swasta Kota Malang tidak sampai disini. Program tersebut direncanakan akan terus berlanjut dan kembali menggalang dana.


Terlebih saat mendekati lebaran harga barang biasanya mulai banyak yang naik. Diperkirakan kondisi tersebut juga membuat hidup warga semakin sulit. "Bantuan ini baru tahap pertama, nanti ada tahap berikutnya. Target kami selanjutnya berarah pada tukang kebersihan serta kalangan yang belum tersentuh," pungkasnya. (imm/ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Imam Wahyudi