MALANG POST - A Day to Say *Thank you*

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


A Day to Say *Thank you*

Minggu, 24 Nov 2019, Dibaca : 2019 Kali

SPECIAL Day.... Hari Guru Nasional (HGN) menjadi hari spesial yang dirayakan setiap 25 November. Hari spesial bagi para guru di seluruh Indonesia. Perayaan HGN tersebut, diadakan setiap tahun. Tentu perlu diberi apresiasi yang tinggi, atas segala dedikasi para guru dalam mengarungi dunia pendidikan. Biasanya dilakukan penghormatan dengan diadakan upacara memeringati hari berkesan itu.
Namun juga menjadi momentum tersendiri bagi pelajar untuk memberi ‘hadiah’ spesial bagi para guru di sekolah.  Melalui cara-cara yang menyentuh hati para guru pastinya. Seperti yang dilakukan oleh Hillary Nathania  Lientje Olislager, genzier asal SMAK Frateran Malang. Dirinya mengaku selalu antusias menyambut HGN, karena bisa berkesempatan memberi penghargaan kepada para guru.  
“Biasanya aku selalu ambil secarik kertas dan pena, lalu tulis kesan maupun pesan kepada guru. Jangan lupa berikan sedikit motivasi agar tetap semangat mendidik generasi penerus bangsa, serta beri sebuah hadiah-hadiah yang dapat dikenang,” jalasnya.
Bahkan ia mengaku sangat mencintai dan menyayangi sosok guru atas segala jasa-jasa yang telah diberikan kepada dirinya.
“Guru merupakan sosok komplit, bisa sebagai orang tua, juga sebagai teman,” tambahnya saat diwawancarai oleh kru Genzi.
Lalu juga terdapat kisah yang mengesankan ketika memperingati HGN oleh Lily Kandi Sukmawati, Genzier asal SMAN 1 Singosari. Ia mengaku mempunyai tradisi unik di sekolahnya. Dengan memberi beragam hadiah kepada para guru di sekolah.
“Biasanya aku dan teman-teman mengadakan surprise terhadap para guru. Biasanya dilakukan dengan memberi bunga atau kado untuk membahagiakan guru, seru deh pokoknya hehe,” ujarnya sambil tersenyum.
Ada juga Genzier asal SMKN 01 Batu, Nadya Akira Yoshi Melzha ia mengaku selalu antusias ketika menyambut perayaan HGN di sekolah. Bahkan ia meganggap bahwa kalau sosok guru merupakan pahlawan tanda jasa yang sudah membimbing dari awalnya tidak bisa sampai bisa melakukan sesuatu dan merasa tidak bakal mampu untuk membalas jasa besar yang telah diberikan oleh guru. Sehingga ia mencoba untuk menghormatinya semaksimal mungkin dan sedikit memberi hadiah semampunya untuk para guru.
“Antusias banget menyambut Hari Guru Nasional, biasanyaa merayakan hari guru dengan upacara pagi di sekolah sebagai bentuk penghormatan. Kalau untuk saya sendiri merayakan hari guru adalah sepantasnya siswa-siswi memberi hadiah dan tak lupa berterimakasih ke para guru-guru satu per satu dengan telaten,” curahnya.
Banyak hal-hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menghormati jasa para guru loh. Sesukses apapun diri kita, hendaknya tidak lupa dengan dedikasinya. Bagaimanapun guru juga membangkitkan inspirasi dan penuh pengabdian. Tugasnya membagikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak didik, sebagai bekal meraih masa depan yang cemerlang. Sehingga layak untuk diberi penghormatan. “It’s the teacher that makes the difference, not the classroom.”
Sekali lagi selamat memperingati HGN 2019 untuk para pahlawan tanda jasa, semoga diberi kekuatan untuk membimbing kawula muda ke arah yang baik. Serta bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh Indonesia. (*/oci)

Editor : Rosida
Penulis : Genzi