Ajarkan Kebersamaan dan Kompetisi, Ajak Siswa Panen Lele Bersama

Minggu, 20 Oktober 2019

Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 243 , udi, ian

MALANG - Sebanyak 437 siswa Sekolah Dasar (SD) Plus Qurotta A'yun Kota Malang mengikuti kegiatan panen ikan lele di Kolam Pancing kawasan Jalan Kembar Bumiayu, Gadang pada Jumat (13/9).
Acara tersebut dibuka oleh Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Qurotta A'yun, H. Rokhmad, S.Sos, yang juga Anggota DPRD Kota Malang dari PKS. Panen lele tersebut ditandai dengan pelepasan satu ekor lele yang beratnya sekitar 3 Kg ke kolam untuk diperebutkan para peserta.
Diungkapkan H. Rohmad, S.Sos. kegiatan panen lele tersebut bertujuan untuk  membuat anak kreatif dengan belajar out door learning, sehingga mereka gembira bersama dan tertanam disiplin dan semangat kebersamaan. Selain itu agar meraka dapat menumbuhkan serta membiasakan gemar makan ikan.
Lebih dari 500 ekor ikan lele yang siap dipanen siswa dalam kegiatan tersebut. Siswa kelas satu  hingga kelas enam turun ke kolam didampingi orang tua, hingga membuat suasana terlihat ceria walaupun lumpur membasahi para siswa.
Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Qurotta A'yun, Supriadi, S.Pd.mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda tahunan, selain memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah. ‘’Kegiatan semacam ini selalu berpindah tempat, walaupun di sekolah sudah ada kolam, karena  kapasitasnya hanya mampu menampug 100 ekor ikan lele, sehingga kami harus mencari kolam yang lebih besar,’’ katanya.
Uniknya, kegiatan panen lele tersebut pihak sekolah menyiapkan tiga buah tropi bagi siswa yang menjaga kekompakan dengan orang tua dalam kerja sama memanen lele. Disamping itu ada tropi untuk siswa yang tangkapan lelenya paling besar, dan yang terakhir tropi untuk siswa yang terbanyak mendapatkan ikan lele.
Sementara itu, Kepala SD Plus Qorutta A’yun, Ahmad Saudi, S.S. mengatakan, jika kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sekolah yang telah disusun setiap semester. Selain itu ada juga program out door learning dan penyuluhan transportasi, dengan mengajak siswa kelas satu naik becak, kelas dua naik perahu, kelas tiga naik bus, kelas naik kereta api, kelas lima dan enam naik pesawat.
Pada akhir kegiatan, diadakan penyerahan tiga thophy, dan sekolah menyiapkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran untuk menyirami siswa yang sekujur tubuhnya dipenuhi dengan lumpur agar mereka pulang terlihat bersih kembali.
"Kegiatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur atas dipertemukannya kita pada Tahun Baru Islam 1441 H. Semoga siswa akan lebih kreatif dalam pembelajaran out door learning dan tertanam disiplin, serta semangat kebersamaan kelak menjadi pengusaha bukan mencari pekerjaan, namun menciptakan lapangan pekerjaan," harap Rokhmad. (mp1/sir/udi)



Minggu, 20 Okt 2019

Belajar Menjadi Barista

Loading...