Alinda Dwi Safitri, Rasakan Manfaat Pertanian

Kamis, 28 Mei 2020

  Mengikuti :


Alinda Dwi Safitri, Rasakan Manfaat Pertanian

Senin, 06 Apr 2020, Dibaca : 2028 Kali

Kota Batu dikenal sebagai daerah pertanian. Namun tak bisa disangkal bila saat ini banyak lahan yang beralih fungsi.  Alinda Dwi Safitri mengakui, dia mendapat keuntungan dari pertanian. Dia berhasil mencapai pendidikan pasca sarjana dari hasil pertanian orang tuanya.
"Lahan pertanian di Kota Batu sudah semakin menyempit, banyak lahan produktif yang dijual oleh petani karena mereka menganggap hasil dari panen. Misalnya pertanian apel tidak bisa mencukupi modal perawatannya," ujar Alin kepada Malang Post.


Namun hal tersebut ditepisnya. Menurutnya banyak petani yang rugi akibat menjual hasil pertaniannya langsung ke tengkulak. Sebaliknya petani akan mampu menjual hasil dengan harga tinggi ketika pertaniannya dikemas menarik.


Karena itu, lanjut gadis kelahiran Malang, 21 Februari 1998 hasil pertanian miliknya dikemas menjadi produk home industri untuk UMKM. Ada olahan buah apel,  seperti keripik apel, jenang apel, dodol apel, hingga tonic apel. Dengan begitu harga apel akan tinggi.
"Tak hanya itu, kita harus saling kerja sama dengan para petani lainnya dengan membuka wisata Petik Apel mandiri. Dengan begitu, ada banyak alternatif dalam memasarkan apel. Serta harus kreatif," terang gadis yang berdomisili di Desa Tulungrejo ini.


Dengan kretifitas dan inovasi, menurutnya lahan pertanian akan tetap produktif. Dengan begitu pula, diungkapnya lahan tak akan beralih fungsi atau dibeli investor. (eri/gis)

Editor : Guest Gesang
Penulis : Kerisdiyanto