MalangPost - Andreas Ajak Warga Perkuat Semangat Gotong-Royong

Senin, 13 Juli 2020

  Mengikuti :

Andreas Ajak Warga Perkuat Semangat Gotong-Royong

Jumat, 29 Mei 2020, Dibaca : 1032 Kali

MALANG - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Ir. Andreas Eddy Susetyo,M.M sangat mengapresiasi kekompakan masyarakat di Malang Raya yang terus bergotong-royong dan saling membantu untuk meringankan beban ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.

 

Wakil rakyat yang bertugas di Komisi  XI DPR RI ini berharap sikap yang merupakan warisan leluhur ini tetap dipertahankan sembari menyongsong masa new normal.

"Saya sangat bangga, spontanitas gotong royong dapat dilihat dari berbagai komunitas atau kelompok sosial di Malang Raya yang terus mengumpulkan sumber daya mereka, baik uang, barang. maupun skill dalam bentuk bantuan alat pelindung diri (ADP), pengadaan hand sanitizer, masker, bahkan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako)," tegasnya ketika dihubungi Jumat (29/5).

 

Tokoh asli Arek Malang (Arema) ini yakin, aksi gotong-royong  yang mencerminkan jiwa manusia Pancasilais ini sangat membantu masayarakat yang terdampak pandemi  Covid-19. Termasuk bagi warga yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan lain.

"Saya juga sangat mengapresiasi geliat munculnya Kampung Tangguh di Malang Raya yang esensinya juga semangat untuk memecahkan problem dengan mengedepankan kebersamaan dan gotong-royong. Kampung Tangguh di Malang Raya ini sekarang, bahkan dijadikan percontohan bagi seluruh daerah di Jatim bahkan daerah lainnya,"seru Andreas Eddy Susetyo secara tertulis,disampaikan kepada masyarakat Kota Malang, saat acara “Penyuluhan Jasa Keuangan Terkait Stimulus OJK Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19 Secara Door to Door di Kota Malang”, berlangsung di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Sukun, Jumat (29/5).

 

Kegiatan dilakukan door to door karena mematuhi protokol kesehatan terkait pandemi Covid-19, dimana salah satunya tidak diperbolehkan berkumpul atau berkerumun yang melibatkan massa. Kegiatan diisi pembagian buku berisi informasi kebijakan OJK terkait restrukturisasi kredit/pembiayaan, dan dilakukan pula distribusi bantuan sembako.

 

Dalam buku yang dibagikan saat penyuluhan, Andreas Eddy Susetyo memaparkan antara lain terkait salah satu problem berat dihadapi sebagian masyarakat yakni ketidakmampuan membayar cicilan kredit. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  telah mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit atau pembiayaan berupa keringanan kepada masyarakat yang mempunyai utang ke bank atau perusahaan leasing. “Untuk mendapat keringanan tersebut debitur bisa menghubungi langsung bank atau leasing  melalui telepon, email atau sarana komunikasi digital lain,” papar Andreas.(nug)

Editor : Redaksi
Penulis : Nugroho