Anggota Dewan Dilaporkan Penyebaran Foto Bugil

Rabu, 16 Oktober 2019

Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 6522 , parijon, agung

MALANG - Salah satu Anggota DPRD Kabupaten Malang, Kuncoro diadukan ke Polres Malang, Selasa (10/9) siang. Politisi PKB asal Kecamatan Turen ini, diperkarakan SW, warga Desa Bakalan, Bululawang, yang merupakan istri sirinya. Tuduhannya adalah dugaan penyebaran foto bugil SW, sekaligus perzinahan.
"Hari ini  kami menyampaikan surat pengaduan ke Polres Malang, lengkap dengan bukti-buktinya. Kami melaporkan Kuncoro, anggota dewan yang dugaan menyebarkan foto bugil klien kami dan perzinahan," ujar Dahri Abd Salam, kuasa hukum SW dari Abdussalam & Associates Law Firm.
Dalam surat pengaduan yang disampaikan, dijelaskan bahwa SW dan Kuncoro sudah mengenal sejak Maret 2018 lalu. Bahkan, SW sering diajak oleh Kuncoro setiap kali ada kunjungan kerja dewan.
Dari hubungan kedekatan itu, kemudian pada Maret 2018, Kuncoro mengajak SW berhubungan badan di kamar Hotel JW Marriot Surabaya. Karena sudah sering kali berhubungan badan, akhirnya pada bulan Agustus 2018, Kuncoro menikahi SW secara siri di Prigen, Pasuruan lewat bantuan seorang ustad.
Setelah resmi menikah siri, beberapa minggu kemudian, SW meminta pertimbangan kepada Kuncoro, untuk meminjam uang pada Bank BRI. Alasannya, sebagai modal usaha bisnis pasir.
"Tetapi saat itu oleh Kuncoro, saya tidak boleh meminjam uang di Bank BRI. Saya malah dikasih uang Rp 100 juta, untuk modal dan sumber pemasukan sehari-hari. Saya sempat menolak tetapi ngotot supaya saya menerimanya," jelas SW.
"Setelah itu, bulan berikutnya saya diberi lagi Rp 90 juta dan Rp 5 juta tanpa sebelumnya meminta. Alasannya untuk tambahan modal usaha. Uang tersebut bukan pinjam, tetapi diberi untuk tambah modal usaha," sambungnya.
Permasalahan terjadi, setelah perselingkuhan Kuncoro dengan SW terbongkar oleh EW istri sahnya. EW kemudian mendatangi SW meminta untuk menjauhi Kuncoro. Bahkan EW juga mengirim foto telanjang SW di sebuah kamar hotel yang diambil dari HP milik Kuncoro.
"Ketika difoto bugil itu, saya sama sekali tidak tahu. Begitu tahu, sudah meminta Kuncoro untuk menghapusnya. Tetapi oleh Kuncoro tidak dihapus," ucap SW, yang dibenarkan oleh kuasa hukumnya.
Merasa hubungannya dengan Kuncoro terbongkar, SW mencoba menghindarnya. Setiap kali diajak bertemu dan hubungan badan, SW menolak karena sudah berjanji pada EW untuk tidak menemui Kuncoro lagi.
Mungkin karena kesal SW tidak bisa ditemui inilah, akhirnya Kuncoro meminta semua yang diberikan kepada SW. Lantaran SW selama ini merasa tidak pernah meminjam, akhirnya oleh Kuncoro dilaporkan penipuan serta penggelapan ke Polres Malang.
Karena merasa tidak pernah melakukan penipuan inilah, akhirnya SW menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan balik Kuncoro ke polisi. Bahkan, melalui kuasa hukumnya juga berkirim surat ke Kantor DPC PKB Kabupaten Malang.
"Tuntutan kami ke DPC PKB, meminta yang bersangkutan diberhentikan dari jabatan sebagai anggota dewan. Termasuk meminta polisi supaya tegas mencermati kasus ini," tegas Dahri Abd Salam.
Sementara, Kuncoro masih belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali nomor ponselnya dihubungi tidak ada jawaban, meskipun terdengar nada sambung. Termasuk ketika dikirim pesan lewat WhatsApp juga tidak direspon.(agp/jon)



Loading...