MalangPost - Cermat Baca Peluang

Sabtu, 08 Agustus 2020

  Mengikuti :

Cermat Baca Peluang

Kamis, 16 Apr 2020, Dibaca : 5553 Kali

Ruruh Dwi Wahyuni

MENGELOLA usaha di bidang otomotif bagi Ruruh Dwi Wahyuni merupakan sebuah perjuangan. Ia mendapatkannya dengan tidak instan. Alumnus Universitas Brawijaya (UB) ini mulai belajar mengelola usaha tersebut sejak di bangku kuliah. 
“Belajar bisnis di bidang ini kita lebih banyak harus paham teknik marketing. Memang mulai dari kuliah sih belajarnya,” papar owner Bona Motor 99, Kepanjen ini. 
Menurut dia, kunci menjalankan bisnis adalah ketekunan. Selain itu selalu baca peluang. Ditambah dengan membaca hal lain seperti apa yang diinginkan klien. Ruruh, sapaan akrabnya, mengatakan sebagai orang yang tidak punya latar belakang otomotif ia memang harus ekstra belajar.
Alumnus Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian UB  ini berpikir hanya perlu mendalami teknik marketing. Seperti memasarkan dan menjual apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Khususnya di bidang otomotif. 
“Perlu membaca situasi. Nah ini yang dapat kita pelajari setelah benar-benar terjun ke lapangan. Apa saja yang masyarakat sekarang butuhkan, apa kendaraan tahan lama, berkapasitas besar atau seperti apa ini lah yang harus dibaca,” urai perempuan kelahiran Trenggalek ini.
Dikatakannya pula di tengah situasi pandemi virus Corona ini pun berimbas pada usaha yang dirintisnya itu. Hanya saja ini tidak memutus semangatnya.
Pebisnis akan selalu mencari peluang dimanapun dan dalam kondisi apapun. Ia juga fokus jasa bisnis lebih pada modifikasi otomotif. 
“Nah bidang modifikasi segmennya memang berbeda. Karena hubungannya dengan seni motor. Jadi meski ada pandemi Corona saya pikir tidak jauh berbeda dan berdampak,” tandas Ruruh.
Benar saja, di bidang modifikasi ternyata permintaan modif kendaraan tidak berkurang signifikan. Nyatanya ketika banyak warga ‘Stay at Home’, mereka berkeinginan lebih untuk mengutak-atik kendaraan pribadinya. Karena hal ini tidak dapat dilakukan ketika sibuk bekerja. 
Di sinilah pentingnya pemilik perusahaan atau bisnis apapun bidangnya harus mau belajar dan membaca peluang.  Karena niscaya akan ada jalannya. “Tetap berusaha saja melakukan yang terbaik. Pantaskan diri kita sebagai pribadi yang dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Dan jangan lupa, terus belajar,” pungkasnya. (ica/van)
 

Editor : vandri
Penulis : sisca