Dai Milenial Harus Peka Perkembangan Zaman

Minggu, 20 Oktober 2019

Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 234 , aim, sisca

MALANG - Pendakwah khususnya di Kota Malang harus mau menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Tema yang diangkat utamanya tidak hanya mudah diucapkan tetapi juga menggugah siapapun yang menyimak untuk dapat melakukan sesuai ajaran agama.
Inilah yang disampaikan Wali Kota Malang Drs H Sutiaji saat membuka Festival Seni dan Dakwah (Fesnida) 2019 Sholawat Al-Banjari se Malang Raya di Gedung Imperial Kartini Buliding Kota Malang, Minggu (15/9).
“Pendakwah yang muda  harus milenial temanya,” tegas Sutiaji.
Menurrnya, hal ini dititikberatkan dengan tema yang relevan dengan kondisi masyarakat yang terjadi saat ini, khususnya untuk membentuk pribadi generasi muda.  Tiga tema yang diharapkan dapat terus digaungkan para dai menurut Sutiaji, yakni tentang antisipasi radikalisme, sekuralisme dan meningkatkan nasionalisme. Tema-tema ini diharapkan lebih banyak diangkat pendakwah muda Kota Malang.
“Kita paham sendiri walaupun zaman saat ini berkembang dengan cepat teknologinya, pendakwah pun tidak boleh ketinggalan. Ada pendakwah Youtube sekarang, media sosial dapat menjadi media dakwah efektif,” tutur pria kelahiran Lamongan ini.
Sutiaji pun menuturkan bagaimana Kota Malang membutuhkan bibit-bibit baru pendakwah yang tentunya dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar serta dapat membantu kerja pemda mengawal nasionalisme dan mengembangkan pribadi masyarakat yang bermartabat.
Pendakwah muda di Kota Malang jumlahnya tidak sedikit. Akan tetapi banyak bakat tersebut tidak memiliki media kreasi atau publikasi sehingga kurang dapat melebarkan sayap.
Inilah mengapa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang menggelar Festival Seni dan Dakwah (Fesnida) Sholawat Al-Banjari se Malang Raya.  Kompetisi tingkat usia SMA/SMK dan mahasiswa se Malang Raya yang dibuka Wali Kota Malang Sutiaji.
"Kami menggelar Fesnida ini dalam rangka menyalurkan kreasi dan ekspresi anak muda bidang seni dan dakwah. Memperebutkan piala Ketua Umum MUI Kota Malang," jelas Ketua pelaksana Fesnida Ust. Dr. HM. Khusyairi, M.PD
Ditambahkannya, peserta yang mengikuti Fesnida tingkat SMA/SMK dan Mahasiswa se Malang Raya. Sekitar 43 grup yang akan berkompetisi. Peserta pidatonya ada 50 orang.  (ica/aim)



Loading...