Demokrat Minta Dipinang dengan Survei

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Demokrat Minta Dipinang dengan Survei

Minggu, 16 Feb 2020, Dibaca : 699 Kali

MALANG – Tahun 2020 Kabupaten Malang menggelar Pemilihan Kepala Daerah. Semua partai politik pun bersiap mengikuti pesta demokrasi tersebut. Tidak terkecuali Partai Demokrat. Kendati hanya memiliki satu kursi di DPRD Kabupaten Malang, partai berlambang mercy ini mengaku siap berpartisipasi dalam Pilkada. Demokrat siap dipinang bakal calon bupati, jika melampirkan hasil survei soal elektabilitasnya.
“Bukan berarti dengan jumlah kursi kami di DPRD kecil, tapi tidak bisa mengusung ya. Kami tetap bisa mengusung, berkoalisi dengan partai lain,’’ kata Ketua DPC Partai Demokrat Gufron Marzuqi.
Perlu diketahui, Partai Demokrat hanya memiliki satu kursi dari keseluruhan 50 kursi di DPRD Kabupaten Malang,. Sementara untuk dapat mengusung pasangan calon, partai pengusung minimal memiliki 10 kursi.
Dan Partai Demokrat sendiri di DPRD berada dalam satu fraksi dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan PPP. Partai NasDem memiliki 7 kursi dan PPP memiliki dua kursi. Sehingga dalam satu fraksi jumlah total kursi 10.
Tapi apakah Partai Demokrat akan berkoalisi dengan dua partai yang berada dalam satu fraksi tersebut? Gufron pun mengatakan masih belum. Kepada Malang Post, Gufron mengatakan Partai Demokrat Kabupaten Malang sendiri telah menggelar Rakorcab, beberapa waktu lalu. Selain melakukan evaluasi organisasi, Rakorcab tersebut juga membahas tentang kesiapan Pilkada. Hanya saja, untuk dengan siapa Partai Demokrat berkoalisi, dan siapa calon yang akan diusung, Gufron mengatakan masih belum.
“Kalau ditanya siap, kami sangat siap. Baik itu sebagai pendukung maupun pengusung. Tapi itu dengan siapa, dan siapa yang diusung kami belum menentukan pilihan,’’ tegasnya.
Gufron mengaku partainya belum menentukan pilihan, karena memang belum ada yang dipilih. “Kan sekarang masih belum ada kejelasan. Termasuk parpol dengan jumlah kursi terbanyak, juga belum mengeluarkan rekomendasi siapa yang diusung. Jadi kami menunggu saja,’’ tambahnya.
Prinsipnya menurut dia, Partai Demokrat akan memilih yang benar-benar menang. “Jelas dong, yang kami pilih nanti yang bener-bener menang. Untuk apa kami ikut partisipasi saja, jika nyata-nyata calon yang diusung kalah,’’ tambahnya.
Disinggung dengan calon yang kuat? Gufron mengaku enggan berspekulasi. Dia mengatakan incumbent memiliki peluang dan kuat. Tapi demikian, sampai dengan saat ini incumbent pun belum mendapatkan rekomendasi dari partai manapun.
“Karena itu, kami memilih menunggu saja. Kalau sudah pasti, dengan hasil survei,” tegasnya.
Dikatakan oleh Gufron, jika saat ini DPP Partai Demokrat sedang melakukan survei terkait Pilkada Kabupaten Malang. Hasil survei itulah nantinya yang akan merujuk, kemana Partai Demokrat akan melabuhkan sayapnya.
“Ya perterngahan Maret lah bisa dilihat, kemana kami dan dengan siapa kami berkoalisi. Tunggu hasilo survey dulu, jadi kami ikut berpartisipasi ini tidak abal-abal, alias pasti,’’ tambahnya.
Survei oleh Parpol sendiri dijelaskan Gufron akan semakin baik, jika para calon juga harus melakukan survei. Karena hasilnya juga semuanya dapat dilihat. “Hasil survei ini bisa menjadi nilai tawar juga untuk calon dapat diusung atau tidak. Dan kami menunggu itu,’’ urainya.
Dia pun kembali memastikan, bahwa Partai Demokrat sangat siap untuk menghadapi Pilkada Kabupaten Malang. “Seperti yang saya katakan di awal, prinsipnya kami siap. Tinggal menunggu saja, dengan siapa kami berkoalisi, dan figur mana yang kami pilih,’’ tandasnya.(ira/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Ira Ravika