MALANG POST - Di Kota Batu, 2.555 Tenaga Kerja Dirumahkan

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Di Kota Batu, 2.555 Tenaga Kerja Dirumahkan

Kamis, 23 Apr 2020, Dibaca : 3792 Kali

BATU - Pandemi Covid-19 membawa korban ribuan tenaga kerja (TK) di Kota Batu. Objek wisata, hotel dan sektor usaha lain yang tutup menjadikan 2.555 tenaga kerja dirumahkan dan 52 orang dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).    

 

Kepala DPMPTSPTK Kota Batu, Bambang Kuncoro menyebutkan, akibat pandemi Covid-19 ada ribuan TK yang dirumahkan dan PHK. Dari total 2.555 TK dirumahkan dan 52 TK di PHK tersebut berasal dari 23 tempat wisata dan hotel yang beroperasi di Kota Batu.

"Untuk rinciannya TK yang dirumahkan sebanyak 2.555 orang dari 21 perusahaan. TK yang kena PHK sebanyak 52 orang dari 2 Perusahaan. Semuanya telah dilaporkan ke DPMPTSPTK Kota Batu untuk bisa terakomodir dalam program kartu prakerja yang diinisiasi Pemerintah Pusat," ujar Bambang kepada Malang Post, Selasa (21/4).

 

Ia menerangkan lebih lanjut, TK yang dirumahkan dan PHK tidak perlu khawatir berlebihan. Pemerintah menyediakan pelatihan dan insentif bagi TK yang terdampak melalui kartu pra kerja dengan pendaftaran pada web www.prakerja.go.id . Semua telah disediakan pendaftar tinggal mengisi formulir.

"Kuota kartu prakerja seluruh Indonesa mencapai 164.000 peserta. Dengan total anggaran dari Pemerintah Pusat sejumlah Rp 20 triliun yang akan dibagi untuk biaya pelatihan dan insentif tunai," terangnya.

 

Rincian didapat peserta meliputi Rp 3.550.000 per orang. Terdiri dari bantuan biaya pelatihan Rp 1 juta untuk membeli aneka pelatihan di platform digital mitra. Kemudian insentif tunai yang akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta.

Insentif ini terdiri dari dua bagian. Yakni insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp 600 per bulan selama 4 bulan atau total Rp 2,4 juta. Serta insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50 ribu per survei untuk 3 kali survei dengan total Rp 150 ribu.

"Guna untuk mendukung suksesnya dan kelancaranan pelaksanaan program tersebut. Pemerintah Kota Batu melalui DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Batu telah membuka Layanan dengan menyediakan pendampingan, fasilitas komputer/laptop dan jaringan internet bagi masyarakat yang berminat," imbuhnya.

 

Secara rinci tata cara pendaftaran kartu prakerja ada 30 gelombang. Saat ini masuk dalam gelombang ke dua. Sedangkan untuk syarat mendaftar meliputi warga negara indonesia (WNI), berusia di atas 18 tahun, tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Nantinya peserta untuk tahapan peserta harus membuat akun pra kerja di situs www.prakerja.go.id. Kemudian ikut tes motivasi dan kemampuan dasar selama ±15 menit. Selanjutnya bergabung di gelombang pendaftaran yang sedang dibuka. 

Para penerima kartu pra kerja akan diberikan pemberitahuan melalui email dan/atau SMS. Kartu pra kerja (KP) bukanlah kartu fisik melainkan sebuah kode unik 16 angka yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran pelatihan.

Nantinya peserta akan memilih program pelatihan melalui platform digital mitra resmi program kartu pra kerja, yaitu Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker. 

 

Sementara itu salah satu peserta Dewi Sintia asal Kelurahan Temas turut memanfaatkan program tersebut dengan mendatangi Among Tani Batu secara langsung. Ia merupakan salah satu dari TK yang dirumahkan dari toko oleh-oleh Harum Manis Beji.

"Status saya dirumahkan sementara waktu. Sudah tiga minggu ini tidak kerja. Karena itu saya datang kesini untuk memanfaatkan dan mandaftar kartu pra kerja," terangnya.

 

Ia menambahkan, dengan adanya laganan dan fasilitas tersebut, Dewi merasa sangat terbantu. Karena saat mendaftar melalui gawai sangat sulit. Sehingga mamanfaatkan pelayanan yang diberikan Pemkot Batu. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto