Dishub Kabupaten Terapkan Smart Card Oktober

Rabu, 16 Oktober 2019

Kamis, 12 Sep 2019, dibaca : 729 , udi, ira

KEPANJEN –  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang siap menerapkan Smart Card, bagi kendaraan angkut barang maupun penumpang yang lulus uji KIR. Rencananya Smart Card atau juga disebut Blue (Bukti Lulus Uji Elektronik) akan diterapkan mulai Oktober mendatang. ”Tahap awal penerapan Smart Card ini untuk kendaraan baru. Sementara untuk kendaraan lama Smart Card diberikan mulai Januari tahun 2020 mendatang,’’ kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kabupaten Malang, Tutuk Handayani, Rabu (11/9).
Tutuk menjelaskan, Smart Card merupakan program nasional. Awalnya program ini diterapkan pada tahun 2018 lalu. Namun karena banyak daerah (Kabupaten/Kota) belum siap, penerapannya ditunda. ”Targetnya Desember tahun 2019 ini semua daerah di seluruh Indonesia harus sudah menerapkan,’’ ujar Tutuk.
Dia mengatakan, Smard Card ini merupakan pengganti buku KIR.  Smart card tersebut berisi data kendaraan. Mulai dari nomor polisi, nomor mesin, nomor rangka, juga dimensi kendaraan (panjang, lebar, berat kosong dan berat isi). ”Mulai Desember ini tidak ada lagi buku KIR, semuanya diganti dengan Smart Card ini,’’ tambah Tutuk.
Namun demikian, untuk kendaraan yang melakukan uji KIR, selain mendapatkan satu Smart Card, juga mendapatkan dua lembar barcode, dan dua lembar sertifikat. Dua barcode tersebut wajib ditempel di kaca atau bagian kendaraan.”Barcode ini yang akan diperiksa petugas saat ada operasi,’’ kata wanita ramah ini.
Saat operasi, petugas tidak perlu membawa card rider, tapi menggunakan aplikasi android. ”Barcode itu discan menggunakan aplikasi android yang terintegrasi di seluruh Indonesia. Jika dari data barcode diketahui masa berlaku uji KIR habis, maka akan dikenakan sanksi,’’ urainya. Dia juga menguraikan, diterapkannya Smart Card ini untuk mengantisipasi terjadinya pemalsuan buku uji KIR. Selain itu diterapkannya Smart Card itu, kata Tutuk, untuk memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan melakukan uji KIR. ”Dengan Smart Card ini, pemilik kendaraan bisa melakukan uji kir di daerah-daerah lain. Data yang terintegrasi, memberikan kemudahan pemilik kendaraan melakukan uji KIR di mana saja,’’ tambahnya.
Sementara untuk di wilayah Kabupaten Malang, Tutuk mengatakan segera melakukan sosialisasi kepada pengemudi dan pemilik kendaraan angkut baik barang maupun orang. Pada tahap awal, Dishub Kabupaten Malang menyediakan 10 ribu Smart Card untuk kendaraan angkut. ”Sebelum diterapkan kami sosialisasi, dan melakukan trial dulu. Karena ini program baru, dan baru Oktober mendatang diterapkan,’’ tandasnya. (ira/udi)



Loading...