MALANG POST - Doakan PSSI Tetap Solid

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Doakan PSSI Tetap Solid

Senin, 20 Apr 2020, Dibaca : 2730 Kali

MALANG – Arema FC memanjatkan doa dan harapan spesial bagi Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) yang berulang tahun ke-90, Minggu (19/4) . Salah satunya, Tim Singo Edan berharap induk sepak bola tanah air itu tetap solid dan kuat. Apalagi, ketika tahun ini harus menghadapi musim yang dihentikan sementara karena mewabahnya virus Covid-19.

“Sejarah sepak bola di Indonesia tidak bisa lepas dari PSSI. Semoga dengan bertambahnya usia, PSSI semakin jaya dalam mengembangkan sepak bola di Indonesia,” ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

 

Usia 90 tahun memang tak lagi muda. Sebagai induk organisasi sepak bola di tanah air, perkembangannya pun tidak lepas dari peran besar PSSI. Sehingga, di tahun-tahun selanjutnya, PSSI menjadi organisasi yang tangguh dan solid memikirkan sepak bola d Indonesia.

Selain itu, tahun ini PSSI mendapatkan tantangan yang sangat besar. Ketika berupaya memajukan kompetisi, dengan semakin banyaknya kompetisi di berbagai lini, aktivitas harus terhenti sementara waktu. Termasuk persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di tahun 2021.

“Semoga tetap solid dan tangguh. Tentu saja menjadi harapan bersama, agar PSSI sehat walafiat dalam mengemban amanah sebagai induk organisasi,” terang pria asal Banyuwangi tersebut.


Tentunya, Arema FC berharap pula agar PSSI bisa membuat keputusan yang tepat untuk kelanjutan kompetisi musim ini. Saat ini, semua klub Liga 1 dan Liga 2 masih menunggu mengenai kebijakan federasi terkait hal itu di tengah pandemi virus Corona. Pasalnya, keputusan tersebut bakal menentukan langkah klub selanjutnya.


PSSI sendiri kini sedang menghentikan sementara kompetisi sampai akhir Juni mendatang. Induk organisasi yang dipimpin M. Iriawan tersebut mengikuti arahan pemerintah melalui BNPB yang menyatakan status darurat bencana sampai 29 Mei 2020. Namun, kondisi ini masih bisa berlanjut bila kondisi wabah Corona belum membaik.
Sementara itu, Arema FC sendiri telah meliburkan tim pascaimbauan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial, pembatasan fisik, serta larangan berkumpul. Libur tim kelahiran 1987 itu berlangsung sampai akhir Mei mendatang.


Arema FC menggunakan Metode latihan online melalui aplikasi pertemuan zoom untuk menjaga kondisi tim. "Inisiatif tim pelatih agar kondisi pemain tidak turun dengan drastis. Kami lakukan seminggu tiga kali, di hari Senin, Kamis, dan Sabtu," beber Asisten pelatih Arema FC Charis Yulianto. (ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Redaksi