MALANG POST - Dokter Baru UMM Disumpah Sistem Daring

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Dokter Baru UMM Disumpah Sistem Daring

Rabu, 22 Apr 2020, Dibaca : 2676 Kali

MALANG - Umar Thalib adalah salah satu dari 55 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang, yang beberapa hari yang lalu dikukuhkan serta diambil sumpahnya. Berbeda dari prosesi pengukuhan biasanya, lulusan yang kini telah menjadi dokter ini disumpah dengan sistem online atau daring.


Kegiatan prosesi dilaksanakan dengan menggunakan salah satu platform media video conference. Seluruh lulusan mengikuti dari rumah masing-masing dipandu oleh Senat di Kampus 3 UMM.
Meskipun digelar dengan cara daring, tidak menghilangkan suasana khidmat acara tersebut. Prosesi berjalan lancar tanpa kendala apapun. "Meski via online, lafal sumpah pada dasarnya sesuatu yang sakral. Kata demi kata rasanya membuat kami sadar bahwa ke depan amanah berat akan kita emban," ucap Umar, kepada Malang Post.


Ia bersama kawan-kawannya seprofesi siap menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan. Sesuai amanah yang tersirat dalam bait sumpah yang mereka ucapkan. "Isnya Allah kami siap menjalankan profesi ini untuk mengabdi pada bangsa. Apalagi di tengah pandemi covid-19 yang dialami Indonesia, semoga bisa membantu," tukasnya.


Di tengah imbauan Pemerintah untuk melakukan physical distancing (pembatasan fisik), Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) tak surut melakukan sumpah kepada 55 dokter baru.
Meski dilakukan via daring, acara penting ini tetap berlangsung hikmat. Dekan FK UMM, Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD, FINASIM, mengemukakan bahwa pihaknya tetap harus menaati dan mendukung anjuran Pemerintah untuk melakukan phisical distancing guna mencegah mata rantai penularan Covid-19. “Kita dari akademisi dan institusi kesehatan harus memberi contoh pada masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 ini.” ucapnya.


Meski begitu, sumpah dokter angkatan 42 periode III ini tetap dihadiri 3 calon dokter. Ketiganya hadir di Aula Kampus II sebagai perwakilan, sedangkan yang lain mengucap sumpah dari rumah masing-masing. Mereka menganut agama berbeda, sehingga sumpah ini juga dihadiri oleh tiga rohaniawan, yaitu Muslim, Katolik, dan Protestan.


Pada periode ini, prosentase kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter (UKMPPD) baik Computer Based Test (CBT) maupun Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sangat membanggakan. FK UMM meluluskan 100% first taker dengan jumlah terbanyak yaitu 55 dokter.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si, turut memberikan ucapan selamat di akhir acara dari kantornya. "Mudah-mudahan para dokter baru dapat bermanfaat bagi bangsa, terutama di tengah kondisi seperti ini," ungkap Syamsul. (imm/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Imam Wahyudi