Drainase Alun-Alun Ikut Rusak

Kamis, 28 Mei 2020

  Mengikuti :


Drainase Alun-Alun Ikut Rusak

Minggu, 19 Apr 2020, Dibaca : 3258 Kali

BATU - Drainase Jalan Kartini Alun-Alun Kota Batu berlubang akibat banjir Sabtu (18/4) lalu. Warga sekitar memberikan tan pot bunga hingga gerobak di atas lubang tersebut, sembari menunggu perbaikan dari Pemkot Batu. Selain lubang, hujan mengakibatkan banjir tiga lokasi seperti Jalan Semeru, Diponegoro dan Abdul Ghani.


Liswati, salah satu penjual bunga di Alun-Alun Kota Batu sangat menyayangkan rusaknya drainase di pusat kota tersebut. Menurutnya kerusakan drainase di Jalan Kartini karena tergerus air.
"Drainase rusak di tengah jalan itu sejak Sabtu (18/4) pasca hujan deras. Ini sangat membahayakan warga yang melintas di Jalan Kartini jika tidak segera dibenahi. Apalagi lokasinya di pusat kota," ujar Liswati kepada Malang Post Minggu (19/4).


Warga Kelurahan Sisir yang telah berjualan bunga inj berharap pemerintah segera turun untuk melakukan perbaikan. Agar kerusakan drainase tidak semakin parah hingga membahayakan pengguna jalan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, banjir terjadi karena hujan lebat. Hujan intensitas tinggi turun sejak siang hingga sore hari sehingga tumpahan air sangat banyak.
"Banjir mengkibatkan drainase tidak mampu menampung volume air hujan. Itu juga karena kurangnya daerah resapan," ujar Rochim.


Drainase yang tak mampu menampung air, menyebabkan trotoar mengalami kerusakan dan air meluap ke badan jalan. Pada akhirnya tiga lokasi mengalami banjir. Serta rusaknya saluran drainase di Jalan Kartini Alun-Alun Kota Batu.
"Kerugian akibat banjir masih dalam kajian. Kami akan membicarakan dengan DPUPR Kota Batu," terangnya.


Perlu diketahui, Sungai Kebo di Jalan Semeru telah jadi langganan banjir setiap hujan deras mengguyur. Dari informsi warga Sisir, banjir akibat dilakukan pengecoran pada bagian bawah sehingga terjadi pendangkalan.
Sebelumnya, rekomendasi dari BPBD, salurqn sungai Kebo dibongkar pada empat jembatan menggunakan dana darurat. Hingga saat ini, masih satu jembatan dibongkar dan jembatan tersebut juga belum dibangun. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto