Edarkan 72 Ribu Pil Koplo

Minggu, 20 Oktober 2019

Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 1425 , halim, fino

MALANG – Satresnarkoba Polres Malang Kota menangkap seorang pengedar dobel L dengan barang bukti fantastis. Dodik, 36, warga Bunut Wetan Pakisjajar Pakis ditangkap di pinggir Jalan Raya Desa Bamban Pakis Kabupaten Malang, setelah penangkapan terhadap pelaku lain bernama Irfan di Kota Malang.
Dia lalu dirilis bersama 23 tersangka lain dalam ungkap yang digelar oleh Polres Malang Kota, Senin lalu. Dari informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap Dodik, berawal dari keberhasilan petugas memburu Irfan, pria yang diduga mendapatkan barang berupa narkoba dan dobel L dari Dodik.
Setelah menginterogasi Irfan, polisi akhirnya melakukan pengembangan menerima info tentang keberadaan Dodik di kawasan Pakis. Petugas mendapatinya sedang berada di pinggir Jalan Raya Desa Bamban Kecamatan Pakis Kabupaten Malang pada awal September lalu. Tanpa banyak kata, petugas langsung menggerebek Dodik.
Saat digeledah, polisi mendapati Dodik mengantongi dua botol berisi masing-masing 1.000 tablet dobel L, 9 klip berisi masing-masing 50 butir tablet dobel L, satu plastik berisi 100 butir tablet dobel L, serta satu plastik sedang berisi 262 butir. Dodik digelandang lagi ke rumahnya. Polisi, kembali menemukan barang bukti lain.
Yaitu narkotika jenis sabu dan dobel L. Jika ditotal, maka jumlah barang bukti dari Dodik saja mencapai 72 ribu butir dobel L. Pria lulusan SMP ini diseret ke Polres Malang Kota untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengungkapkan, Dodik memperoleh keuntungan besar tiap sukses menjual sebotol dobel L.
“Dia mengaku memperoleh keuntungan Rp 700 ribu, dari setiap botol berisi 1.000 butir pil dobel L tersebut,” ujar Dony di Polres Malang Kota.
Polisi, saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap satu orang yang diduga menjadi penyuplai barang bagi Dodik. Seorang wanita, berinisial LL, asal Kediri, sedang dikejar petugas. “Pengungkapan ini tidak menghentikan kerja kami. Sebaliknya, kami masih terus turun di lapangan, untuk mengejar para pelaku yang terkait dengan jaringan narkotika ini,” tutup Dony.(fin/lim)



Loading...