MalangPost - Fit and Proper Test untuk Pengganti Sekjen

Sabtu, 08 Agustus 2020

  Mengikuti :

Fit and Proper Test untuk Pengganti Sekjen

Selasa, 14 Apr 2020, Dibaca : 4551 Kali

MALANG  -  Ratu Tisha Destria secara resmi telah menyatakan mengundurkan diri dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Senin (13/4) sore. Fakta itu telah membuat publik mempertanyakan sang calon penggantinya.

Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri, Wakil Ketua Umum PSSI menegaskan proses penentuan pengganti di posisi Sekjen tak bisa dilakukan secara instan atau sepihak. Menurut sosok yang juga menjabat Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu, terdapat mekanisme organisasi yang harus dilalui.

“Ada fit and proper test yang harus diikuti oleh sang calon. Tanpa kecuali. Setelah itu, harus ada persetujuan dari Komite Eksekutif PSSI,” tegas Cucu, Selasa (14/4).

Seperti diketahui, posisi Sekjen terbilang sangat menentukan dalam organisasi PSSI. Karena itu, ia haruslah dipilih dari sosok yang paham dan menguasai organisasi serta paham terhadap sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Dalam daftar tanggung jawab Sekjen PSSI berdasarkan pasal 61 poin 3 Statuta PSSI disebutkan beberapa tugas Sekjen di antaranya melaksanakan keputusan yang disahkan oleh Kongres PSSI dan Komite Eksekutif sesuai dengan arahan dari Ketua Umum. Kemudian, mengatur penyelenggaraan Kongres PSSI dan pertemuan Komite Eksekutif dan badan-badan lain.

Tidak hanya itu, sesuai dengan yang tertulis pasal 61 poin 3 Statuta PSSI, Sekjen PSSI juga diharuskan menjaga hubungan baik dengan anggota PSSI, asosiasi provinsi PSSI, asosiasi Kabupaten, asosiasi kota, komite-komite, FIFA, AFC dan AFF.

“Sekali lagi, menilik tanggung jawab dan tugasnya yang berat, wajar jika penentuan Sekjen PSSI itu harus melalui tahapan yang panjang dan detail,” beber Cucu.

Sementara itu, Arema FC membeber harapan mereka soal sosok yang akan menggantikan Ratu Tisha Destria, sebagai Sekretaris Jenderal PSSI. Klub berlogo singa mengepal ini berharap agar Sekretaris Jenderal PSSI mendatang lebih baik ketimbang Tisha.

"Tentu, sebagai klub, yang notabene anggota PSSI, kami punya harapan soal pengganti Sekjen PSSI, yang mengundurkan diri. Kami ingin pengganti sekjen lebih baik ketimbang saat ini," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Menurutnya, Ratu Tisha sudah sangat bagus menjalani tugasnya. Tapi tentunya sebagai anggota PSSI, klub berharap yang menggantikannya bisa lebih bagus.

Selain itu, ada harapan lain lagi yang diungkapkan Ruddy soal sosok pengganti Tisha. Salah satunya, harus bisa sejalan dengan para pemangku kepentingan di sepak bola Indonesia. "Pengganti ini pun harus komunikatif, baik ke pengurus maupun ke anggota," tuturnya. (ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Redaksi