Frustasi, Pilih Gantung Diri

Selasa, 26 Mei 2020

  Mengikuti :


Frustasi, Pilih Gantung Diri

Rabu, 22 Apr 2020, Dibaca : 2721 Kali

MALANG – Warga sekitar jalan Pisang Agung, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (22/4) siang heboh. Prabowo Manan, 45, warga sekitar nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Aksi nekat itu dilakukan karena korban frustasi dengan penyakit diabetes yang dialaminya.
Yoni, Ketua RT04 RW05 mengatakan bahwa korban selama ini hidup sendiri. Sebelumnya dia menikah sampai tiga kali. Namun sejak tiga tahun terakhir, korban hidup sebatang kara setelah istri ketiganya meninggal dunia.
“Korban ini asli warga sini (Pisang Agung, red). Sebelumnya sempat ikut istri ketiganya di Kelurahan Sukun. Namun sejak istrinya meninggal dunia, akhirnya kembali pulang kampong,” jelas Yoni.


Menurutnya, korban ditemukan tewas gantung diri sekitar pukul 11.00 di plafon teras depan rumah. Saksi yang menemukan adalah anak-anak kampung saar sedang bermain di depan rumah korban. “Lalu anak-anak memberitahu warga yang kemudian kami laporkan ke polisi,” ucapnya.
Terpisah Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni, juga membenarkan bahwa motif korban mengakhiri hidup karena penyakit yang dideritanya. Korban sebelumnya sempat mengeluh pada kerabat dan teman-temannya.
“Sudah beberapa kali korban berobat namun penyakitnya tidak kunjung sembuh. Mungkin karena frustasi itulah akhirnya korban bunuh diri,” ujar Marhaeni.


Ditambahkannya, jarak rentan waktu korban bunuh diri sampai ditemukan tidak terlalu lama. Karena sebelumnya sekitar pukul 09.00 korban masih diberi makanan oleh tetangganya. Terlebih air liur serta air maninya masih basah sewaktu ditemukan tergantung. “Dari hasil olah TKP dan evakuasi tubuhnya, tidak ditemukan bekas tanda kekerasan,” tuturnya.(mg4/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Agiem Cristian