Gebry Alan Biyas Santoso, Rintis Bisnis Sejak SMA

Minggu, 31 Mei 2020

  Mengikuti :


Gebry Alan Biyas Santoso, Rintis Bisnis Sejak SMA

Kamis, 16 Apr 2020, Dibaca : 3540 Kali

KERJAKANLAH sesuatu dengan niat dan sungguh-sungguh. Sebab hasil memuaskan bakal menanti. Inilah yang menjadi prinsip Gebry Alan Biyas Santoso ketika melakukan tugas yang dipercayakannya.


Gadis 20 tahun ini sejak remaja sudah menekuni bisnis party planner. Bisnis itu cukup sukses. Sebelum virus Corona mewabah, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini selalu kebanjiran order. “Paling sedikit empat, tapi bisa juga delapan. Satu minggu dua kali,’’ katanya.
Gebry mulai seriusi bisnis party planner sejak duduk di bangku SMA. Dia memulainya dari iseng, yaitu membuat dekorasi untuk ulang tahun temannya. Tidak disangka, dekorasi hasil karyanya mendapat pujian banyak orang. Bahkan teman-temannya menyarankan agar mahasiswa semester enam ini membuka bisnis party planner.


Semula alumni SMPN 4 Malang ini tidak menggubris. Namun lama-kelamaan, pikiran dan hatinya juga terbuka. Apalagi, saat itu kedua orang tuanya sangat mendukung. “Saat awal membuka bisnis ini saya sempat bingung. Memasarkannya bagaimana?’’ katanya.
Beruntung, Gebry memiliki teman-teman yang baik, dan ikut memasarkan.  “Waktu dapat order senengnya bukan main. Saat itu belum memasang tarif.  Tapi lebih disesuaikan  kemampuan pemesan,” ungkapnya.


Gebry juga memasarkan bisnisnya melalui media sosial. Agar customer tertarik, dia memberikan diskon hingga 50 persen.  “Karena waktu itu saya berpikir, tidak ada-apa berkorban dulu untuk hasil yang lebih baik ke depan. Makanya saya berani memberikan diskon sampai 50 persen,’’ ungkap Roro Berbakat Kabupaten Malang tahun 2018 ini.
Ternyata perjuangannya membuahkan hasil. Tiga bulan bisnisnya berjalan, Gebry mulai kebanjiran order. Banyak warga memanfaatkan jasanya sebagai party planner.


Kendati sudah mendapatkan nama, gadis yang hobi menari ini tidak mau sombong. Dia juga terus belajar. Terutama terkait gaya dekorasi untuk sebuah pesta. Tidak jarang, Gebry melihat di YouTube yang menayangkan tentang pesta. Baik pesta pernikahan maupun pesta ulang tahun. Lalu dikombinasikan dengan seni dekorasi yang dia miliki.
“Kalau gayanya itu-itu saja kan orang bisa bosan. Makanya harus terus belajar dan berkreativitas,” kata dia.


Terlebih menurut Gebry saat ini juga banyak orang yang sudah membuka bisnis Party Planner. Sehingga, agar tidak kalah bersaing, dia pun memilih untuk terus belajar.
Selain menekunis bisnis, Gebry harus membagi waktu. Sehingga tak mengganggu jadwal kuliahnya.(ira/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Ira Ravika