MalangPost - Gerakan Santri Peduli Covid-19 Siap Bagikan Sembako

Rabu, 12 Agustus 2020

  Mengikuti :

Gerakan Santri Peduli Covid-19 Siap Bagikan Sembako

Kamis, 23 Apr 2020, Dibaca : 3042 Kali

MALANG - Selama bulan Ramadan Malang Post bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Malang, Yanada dan Forbis menggelar aksi penggalangan dan pendistribusian donasi kepada masyarakat, Gerakan Santri Peduli Covid-19. Sinergitas gerakan ini ditandai dengan digelarnya pertemuan antara Direktur Malang Post, Dewi Yuhana, Ketua IKPM Malang, Gunawan Salamun, Ketua Forbis Wilayah Malang, David Rusdianto, dan Ketua Yanada, Bobi Setiawan, Kamis (23/4).


Gerakan Santri Peduli ini ingin mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk turut andil berbagi dan meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Rencananya bantuan akan diwujudkan dalam bentuk paket sembako.


Direktur Malang Post, Dewi Yuhana, mengatakan, tujuan utama sinergitas gerakan Santri Peduli bukan untuk riya', melainkan memberikan motivasi dan semangat berdonasi.

"Saya melihat adalah untuk menjadi inspirasi yang lain, menggugah semangat agar berdonasi juga," ujar Hana, sapaan akrabnya.


Semangat menggalang dan mendistribusikan bantuan dalam Santri Peduli ini sebab selama masa pandemi Covid-19 masih banyak masyarakat yang belum tersentuh bantuan. Adanya gerakan ini tak hanya untuk membantu warga membutuhkan melainkan juga bisa meningkatkan perekonomian pedagang kecil dengan berbelanja.


Ketua Forbis Wilayah Malang, David Rusdianto, mengatakan, dengan berbelanja di pedagang kecil mereka akan mendapat penghasilan, bukan berbelanja di supermarket setelah itu paket sembako baru didistribusikan ke penerima. "Kami berharap dana yang terkumpul di Gerakan Santri Peduli bisa dimanfaatkan banyak orang, Ramadan tahun ini saling bergotong royong untuk membantu semua," tandas David.


Tak hanya itu, Gerakan Santri Peduli ini juga ditargetkan bisa membantu guru ngaji dan takmir masjid yang terdampak Covid-19. Sebab kali ini suasana Ramadan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. (lin/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Linda Elpariyani