MALANG POST - Gigitan Nyamuk Sebarkan Virus Corona

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Gigitan Nyamuk Sebarkan Virus Corona

Kamis, 09 Apr 2020, Dibaca : 4452 Kali

Jumlah kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid -19)  terus terus meningkat setiap hari.  Di Indonesia sampai dengan kemarin ada  2.956, dengan kasus meninggal dunia jumlahnya 240 kasus dan pasien sembuh 222 kasus. Meningkatnya jumlah kasus yang sangat signifikan setiap hari ini membuat banyak orang pun bertanya-tanya, terkait penularan virus tersebut ke tubuh orang lain. Tidak sedikit yang berpikir virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini menular melalui gigitan nyamuk.


Informasi penularan virus corona melalui gigitan nyamuk inipun sempat beredar melalui  media sosial, baik WhatsApp maupun Facebook dan aplikasi media sosial lainnya.
Dalam pesan tersebut pengirim pesan menyampaikan agar masyarakat selalu hati-hati terhadap gigitan nyamuk, karena bisa menularkan Virus Corona. Dalam pesan itu juga dituliskan imbauan agar masyarakat selalu menggunakan gel anti nyamuk sebelum tidur, atau menyemprot ruangan dengan cairan anti nyamuk.


Pesan itupun  banyak mendapatkan tanggapan dari warganet. Dimana tidak sedikit yang mengatakan bahwa penularan Corona melalui nyamuk adalah hoax.
“Corona ini adalah virus. Penyebaran atau penularannya melalui cairan lendir atau percikan kecil yang keluar dari mulut atau hidung saat bersin atau lainnya. Bukan melalui gigitan nyamuk. Emang Corona ini Demam Berdarah atau Malaria?,” tulis salah satu anggota grup WhatsApp yang seketika membalas tidak lama setelah pesan penularan Corona melalui gigitan nyamuk diposting.


Sementara pengguna lain juga menuliskan, jika yang menular melalui nyamuk adalah demam bersarah, bukan corona.
Tapi tidak sedikit kemudian pengguna WhatsApp lain memberikan tanda dua tangan bersatu, dengan kata lain sebagai tanda ucapan terimakasih, dengan postingsn tersebut.


Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Arbani Mukyi Wibowo menyebutkan, Sampai saat ini belum ada informasi atau bukti yang menunjukkan bahwa virus corona jenis baru ini bisa ditularkan oleh nyamuk. “Itu informasinya dari mana. Corona tidak menular melalui gigitan nyamuk. Karena Corona bukan jenis demam berdarah,” katanya.


Arbani pun menjelaskan Virus Corona merupakan virus yang menyerang pernafadam. Virus ini  menyebar terutama melalui tetesan (droplet), yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Selain itu virus ini Juga dapat menular melalui  tetesan air liur atau keluarnya cairan dari hidung.
“Iya penularannya melalui droplet. Dimana orang akan tertular setelah orang terinfeksi bersin atau batuk dan cairannya mengenai warga di sekitarnya. Kalau gigitan nyamuk, kok tidak ya,” ungkapnya.


Terkait dengan penyebaran virus melalui droplet atau tetasan liut, Arbani pun mengimbau warga untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Selain itu dia juga meminta warga selalu menggunakan masker.
“Ya itu, karena penularannya melalui cairan, antisipasinta adalah menggunakan masker, handsanitizer, atau sering cuci tangan menggunakan sabun, lebih efektif membunuh kuman,” tambahnya. Berbeda dengan demam berdarah. Dikatakan aarbani, untuk penyakit demam bersarah itu memang ditularkan melalui gigitan nyamuk.(ira/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Ira Ravika