MALANG POST - Guru Berdaya Wujudkan Merdeka Belajar

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Guru Berdaya Wujudkan Merdeka Belajar

Sabtu, 15 Feb 2020, Dibaca : 4176 Kali

Buku yang berisi kumpulan inspirasi pembelajaran di kelas tematik ini berisi tentang  ketulusan 16 tenaga pendidik dengan latar belakang tempat pengabdian yang berbeda, mulai dari guru SD sampai guru SMK.  Buku ini  menyuguhkan pembelajaran terbaik para penulis di kelasnya masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab, cinta, dan dedikasi pada profesi yang dipilih di era lintas generasi 4.0. Buku ini menggambarkan bahwa guru adalah pembaharu dan agen perubahan. Guru dituntut untuk mampu mendampingi generasi milenial dan mampu berpikir kritis tanpa meninggalkan nilai karakter dan norma agama.
Guru sebagai agen perubahan yang harus memiliki kemampuan untuk melakukan  inovasi pembelajaran. Inovasi pembelajaran yang ada di buku ini mengacu pada karakter siswa, kemampuan guru, daya pendukung yang ada, serta bahan atau alat yang mudah diperoleh. Pembelajaran yang tertuang dalam buku ini membuat suasana kelas menjadi hidup dan tidak membosankan. Siswa belajar dengan mudah dan berkesan.  
Salah satu media misalnya yang ditulis oleh Sarwo Cahyono, guru SDN Berbek, Waru, Sidoarjo. Artikelnya berjudul Media Jaringan Wujud Syukur Kepada Tuhan, cukup menarik dan dapat dijadikan inspirasi. Konteks matematika sebagai muatan pelajaran yang penting diajarkan di sekolah. Hal ini terbukti bahwa matematika diperoleh siswa di setiap jenjang sekolah. Matematika yang diajarkan di tingkat SD/MI merupakan bagian sangat esensial karena dalam tahap ini merupakan proses penanaman konsep dasar dalam matematika dan kebanyakan siswa menganggap matematika adalah pelajaran sulit. Dalam tulisannya Sarwo Cahyono menerapkan media jaringan pada pelajaran perkalian. Pembelajaran inovasi matematika ini bisa juga diterapkan ke siswa yang sulit menghafal perkalian di kelas tinggi. Buku ini membahas langkah-langkah pembelajaran dengan runtut sehingga mudah dipahami pembaca.

Media pembelajaran adalah alat yang digunakan dalam proses penyampaian materi atau informasi. Untuk siswa yang tidak hafal perkalian media ini sangatlah manfaat. Penulis menambahkan bahwa siswa juga harus bersyukur kepada Allah karena sudah diberi kalkulator hebat berupa jari tangan. Media jaringan adalah media jari tangan manusia (siswa) mulai jari kelingking mewakili angka 6, jari manis mewakili angka 7, jari tengah mewakili angka 8, jari telunjuk mewakili angka 9, dan jari ibu jari mewakili angka10.
Untuk hasil yang maksimal maka dilakukan latihan berulang-ulang. Bagi siswa yang menguasai diberi kesempatan untuk tampil mendemonstrasikan di depan kelas. Sebagai motivasi diberikan reward bagi siswa yang mampu dan selanjutnya menyelesaikan soal secara individu atau kelompok. Guru memberi kesempatan bertanya dan di akhir pembelajaran siswa menyimpulkan pembelajaran dengan didampingi guru.
    Berbeda lagi dengan tulisan Winarsih yang berjudul Dongeng, Jurus Ampuh Membentuk Karakter.Winarsih menjelaskan betapa dongeng menjadi salah satu cara yang ampuh untuk pembentukan karakter siswa. Metode ini digunakannya untuk mengantar siswa memahami beberapa materi, di antaranya: unsur intrinsik cerita, keanekaragaman budaya, sikap toleransi, dan lain sebagainya. Melalui kekuatan dongeng ini pula kedekatan antara guru dan siswa akan terjaga baik.
Judul buku ini sangat menarik. Guru Berdaya, Kelas Berjaya, mampu menggugah rasa para pembaca khususnya guru untuk segera memiliki buku ini. Dari segi isi buku yang terdapat 16 tulisan yang kesemuanya sangat enak untuk dibaca bagi para guru karena berisi inovasi pembelajaran di kelas sehingga suasana kelas akan hidup dan menyenangkan tanpa meninggalkan Pendidikan berkarakter. Adanya foto di setiap kegiatan dan langkah-langkah pelaksanaan media pembelajaran sangat menjadi daya tarik tersendiri untuk menikmatinya lembar demi lembar.
Bahasa yang digunakan sederhana dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan sehingga pembaca mudah memahami dan melakukan perubahan pembelajaran di kelas masing-masing. Sangat cocok bagi mereka yang ingin mengadakan perubahan dalam kelasnya. Guru yang ingin menciptakan inovasi pembelajaran dalam kelasnya.(*)

Peresensi: Siti Zulaikah, S.Pd.
Guru SDN Rangkah IV Surabaya

 

Editor : Redaksi
Penulis : Siti Zulaikah