Heboh Motivator Tampar Siswa! | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 2382 , bagus, asa

MALANG - Seminar motivasi berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Malang, berubah menjadi ajang kekerasan terhadap siswa, Kamis (17/10). Sejumlah siswa ditampar oleh seorang oknum motivator di depan puluhan siswa lainnya. Peristiwa itu viral melalui video berdurasi 17 detik, terlihat empat siswa ditampar bergantian oleh pria berbaju batik.
Video itu benar-benar membuat gemas. Sebab, setiap melakukan penamparan terhadap siswa, oknum motivator tersebut meneriakkan kata 'goblok' dengan lantang. Tidak ada satu pun siswa yang melakukan perlawanan, baik mereka yang mendapat tamparan, maupun siswa peserta seminar yang lain.
Pada video tersebut juga terlihat latar belakang banner yang bertuliskan 'Seminar Motivasi Berwirausaha' yang diberikan oleh PT. Piranha Mas Group. Terlihat juga pada bagian bawah banner tulisan SMK Muhammadiyah 2 Malang.
Video yang beredar tersebut diduga terjadi Kamis siang (17/10). Malang Post mendapat konfirmasi terkait video tersebut. Kepala Sekolah SMK Muhmmadiyah 2 Malang, Nurkholis, S.Pd. membenarkan, bahwa pada hari Kamis (17/10) di sekolahnya memang terdapat kegiatan seminar motivasi dari pihak luar.
"Iya, tadi ada motivator untuk kewirausahaan akan tetapi semua di luar kuasa kami," katanya kepada Malang Post ketika ditanya soal aksi kekerasan kepada siswa, Kamis (17/10) petang.
Ketika Malang Post bertanya siapa dan dari mana datangnya motivator, Kepala Sekolah masih belum bersedia menjawab.
"Kami rapat dulu ya, besok untuk konfirmasi dan tabayyun," lanjutnya.

Polisi Turun, Pelaku Diduga Bernama Agus Setiyawan

Malang Post kemudian berselancar ke media sosial. Motivator tersebut diduga bernama Agus Setiyawan. Pada media sosial facebook miliknya, terdapat sebuah akun bernama serupa yang mengunggah status permohonan maaf sekitar pukul 13.00 WIB.
"Permohonan Maaf Yang Sebesar-Besarnya kepada Siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang. Dari #Aguspiranhamas," kata akun facebook Agus Setiyawan.
Sebelumnya memang dalam video yang beredar, pada banner acara dalam video ada tulisan “PT Piranha Mas Group” terpampang di depan ruangan. Malang Post pun mencari tau siapakah sosok Agus dari PT Piranhamas ini.
Kemudian muncul banyak foto dan gambar yang menyebut sosok pria bernama Agus Piranhamas. Ia disebut sebagai Pakar dan Praktisi Online Internasional dan juga konsultan SEO. Di sebuah banner online tersebut ada sebuah nomor yang dicantumkan. Yakni 0857*****33, Malang Post mencoba menghubungi nomor ini.
Akan tetapi yang mengangkat adalah seorang wanita yang mengaku murid dari Agus Setiyawan. Malang Post mencoba meminta dari wanita ini nomor dari Agus secara langsung.
“Saya kasih nomor istrinya saja, soalnya itu (sang istri,red) manajernya,” jelasnya.
Malang Post kemudian mendapatkan nomor istri dari Agus Setiyawan yang bernama Via. Saat Malang Post mencoba menelepon, Dan memberikan tanggapan soal kasus tersebut. Via mengatakan kejadian diakui sudah clear (Selesai,red).
“Saya baru dengar karena posisi saya di Surabaya. Posisi trainer (Suaminya, red) di Malang. Semua sudah clear. Tidak ada masalah, kedua belah pihak sudah menyelesaikan secara baik antara siswa dan trainer dengan disaksikan pihak sekolah jajaran Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan wali kelas,” tegasnya.
Ketika ditanya apa yang menyebabkan penamparan tersebut. Termasuk bagaimana kronologi yang sebenarnya i pada saat itu, Via lagi-lagi menjawab bahwa kasus sudah close (selesai), dan semua sudah clear. Ia menyatakan persoalan tidak lagi diperpanjang dan dipersoalkan kembali.
“Tidak untuk diperpanjang dan dipersoalkan,” tandasnya.
Malang Post kembali menanyakan kejadian sebenarya yang terjadi akan tetapi ia tidak bisa menjawab gamblang karena belum bertemu langsung dengan Agus.  
Menurut pantauan Malang Post, sosok Agus Setiyawan memang tidak sulit dicari di media sosial ataupun alat pencarian google. Terpampang banyak banner online tentang acara motivasi yang dilakukannya.
Tidak hanya memberi motivasi ia juga memberikan pelatihan training center, membuka kelas karyawan, konsultasi bisnis online dan konsultan SEO (Search Engine Optimization). Kantornya pun terletak di kawasan Jl Piranha Atas Gang V Kecamatan Blimbing Kota Malang.
Sementara itu apakah kasus ini masuk dalam laporan kepolisian, Kapolres Malang Kota AKBP Donny Alexander langsung memberi jawaban.
“Sedang kami usut ya, mohon waktu,” tegas Kapolres kepada Malang Post.(asa/ica/ary)



Loading...