Hobi Kunyah Kencur

Jumat, 20 September 2019

Hobi Kunyah Kencur

Sabtu, 24 Agu 2019, dibaca : 2020 , Bagus, Fino

Bagi penyanyi, suara adalah harta yang tak ternilai harganya. Passion menyanyi, tak pernah lekang dari Misrina Yola Amalia. Sebagai penyanyi paduan suara, Yola sapaan akrabnya, tak pernah melupakan pentingnya menjaga suara, terutama rongga tenggorokan. Saking pentingnya, ada hal yang wajib dilakukan oleh penyanyi paduan suara seperti wanita 24 tahun ini.
Yakni, mengunyah kencur utuh. Saat masa awal diklatnya di Brawijaya University Student Choir (BUSC), Yola yang pernah menempuh studi di Komunikasi FISIP UB itu, pernah mengunyah puding kencur.
“Sama anak-anak lain yang baru diklat BUSC, kami pernah diminta makan puding kencur, ada yang kuat, ada yang nggak, haha,” ujar Yola kepada Malang Post.
Pemegang gelar sarjana komunikasi dari FISIP UB tersebut mengatakan, meski berat, mengunyah kencur adalah jamu yang mujarab bagi para penyanyi. Pasalnya, kencur memiliki efek positif bagi kesehatan. Dengan mengunyah kencur, seorang penyanyi tidak akan gampang terkena radang tenggorokan.
“Biasanya sih saat mau kompetisi, atau mau manggung, harus jaga suara banget. Ada yang minum ramuan cina, tapi ada juga yang langsung ngunyah kencur, biar gak kena radang. Makannya ya mentah,” tandas Yola.
Putri dari Dr. Bambang Dwi Prasetyo S.Sos MSi, akademisi komunikasi FISIP UB itu juga menyebut, ada pantangan lain bagi penyanyi. Yakni, larangan makan pedas, minum es, dan gorengan. Tiga jenis makanan tersebut, bisa membuat tenggorokan rentan radang.
Sehingga, selama menjadi penyanyi paduan suara, wanita yang menggemari Celine Dion itu sangat jarang mengudap gorengan, minum es atau sambal. Tentu, selain larangan atau pantangan, ada anjuran bagi penyanyi. Tak hanya berlatih nada, seorang penyanyi paduan suara, juga dianjurkan untuk selalu sehat dan fit.
“Karena itu, olahraga itu sangat dianjurkan, lari pagi, atau renang, atau yang berkaitan dengan kekuatan pernapasan. Supaya nyanyinya baik dan bisa mengikuti standar yang ditentukan, ambil nada tinggi, naik turun not, harus lepas dan didukung pernapasan,” sambung warga Sukun ini.
Pemilik suara sopran itu melanjutkan, untuk sukses menyanyi paduan suara, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, rajin latihan. Kedua, rileks. Biasanya, penyanyi paduan suara, berlatih dua sampai tiga kali dalam seminggu andai tak ada kompetisi. Namun, bila tiba waktunya ada jadwal manggung atau lomba, latihan semakin intensif, bisa setiap hari.
Lalu, bagi penyanyi paduan suara, faktor emosi sangat mempengaruhi performa. Sehingga, para penyanyi paduan suara juga harus bisa melepas beban pikiran ketika mengikuti arahan art director yang menjadi pemandu.
“Dari yang diajarkan ke saya, hal pertama adalah rileks, gak usah banyak pikiran, harus rileks. Kalau terlalu dipikir, suara malah tidak keluar. Nyanyi kan harus bisa lepas,” tutur wanita yang pernah menyanyi bersama BUSC di kompetisi paduan suara internasional itu.(fin/ary)



Loading...