Jemaah Haji Kloter Terakhir Tiba di Surabaya

Minggu, 20 Oktober 2019

Minggu, 15 Sep 2019, dibaca : 315 , mp, net

SURABAYA - Kloter terakhir jemaah haji Debarkasi Surabaya tiba tadi pagi. Namun masih tersisa delapan jemaah yang belum bisa kembali ke tanah air, karena sakit.  Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Jawa Timur Moch Amin Mahfud menyebutkan hingga kelompok terbang (kloter) masih ada 8 jemaah haji Debarkasi Surabaya yang tertinggal dan masih menjalani perawatan medis.
"Ada delapan yang masih di Arab Saudi karena sakit. Kita hanya menunggu sudah layak terbang atau tidak. Sakitnya macam-macam, ada yang jantung, TBC, dan lain sebagainya. Kita harapkan secepatnya pulang," kata Amin kepada wartawan di Debarkasi Surabaya, Sukolilo, Minggu(15/9).
Dari data yang dihimpun, delapan jemaah sakit tersebut menderita berbagai penyakit, mulai dari stroke, hernia, sesak nafas, hingga gangguan pernafasan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Kabupaten Madiun, Kabupaten Blitar, Jember, Bondowoso, Kabupaten Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan.
Amin menambahkan, sejauh ini secara jumlah jemaah yang sakit dan meninggal menurun dibanding musim haji 2018. Catatan Amin, tahun ini jemaah yang meninggal mencapai 67 orang. Turun dari 2018 lalu yang berjumlah 70 orang.
"Alhamdulillah teman Dinkes kabupaten/kota dan KKP lebih selektif tahun ini. Pembinaan daerah juga sudah semakin bagus. Semoga nanti akan semakin baik lagi," ujar Amin.
Amin mengharapkan pelayanan haji tahun depan semakin membaik, sehingga jumlah jemaah haji yang sakit dan meninggal dapat ditekan lagi. "Dari awal saya sudah dapat info bahwa teman dari dinkes kabupaten/kota sudah mendata jemaah yang berangkat tahun depan. Itu nnti akan dipanggil satu per satu diberi edukasi," tandas Amin. (fat/fat)



Rabu, 16 Okt 2019

Cemburu, Suami Bakar Istri

Loading...