MalangPost - Kafe dan Apotek Terbakar, Kerugian Rp 200 Juta

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Kafe dan Apotek Terbakar, Kerugian Rp 200 Juta

Kamis, 28 Mei 2020, Dibaca : 1620 Kali

BATU - Si jago merah melahap sebuah kafe dan apotik di Jalan Diponegoro Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu Kamis (28/5) dini hari. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada induk yang kemudian menjalan ke Café Barrel dan Apotek Medison. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.35 itupun, membuat warga sekitar heboh.


Diperoleh keterangan, pemilik tempat tersebut adalah Soenardi, 45. Tempat tersebut dipertanggungjawabkan pada Sariati, 51 serta Ahmad Nasir, 22, penunggu kafe. Dari keterangan warga sekitar api bersumber dari induk listrik yang korslet, kemudian menjalar ke Café Barrel.
“Begitu menjalar api langsung membesar. Bangunan apotek juga terbakar karena menjadi satu dengan Café Barrel,” ucap Nugroho, warga Pesanggrahan Kota Batu yang kebetulan melintas kepada Malang Post.


Untungnya kebakaran tersebut cepat diketahui. Warga lalu melapor ke petugas PMK Kota Batu. Beberapa armada PMK dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan. “Sehingga api tidak sampai menjalar ke bangunan toko yang ada di samping,” sambung Nugroho.
Komandan Damkar Regu Brama Fauzan mengatakan, kebakaran terjadi karena korsleting listrik pada induk. Percikan api saat korsleting terjadi itu, menyulut perabot di Café Barrel hingga akhirnya terjadi kebakaran.
Butuh waktu hampir dua jam bagi petugas PMK untuk memadamkannya. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 05.30. Namun agar tidak muncul api susulan, petugas terus melakukan pembasahan di lokasi kebakaran.
“Ada delapan personel dari regu Brama yang kami terjunkan ke lokasi, dengan tiga armada mobil PMK dengan kapasitas air masing-masing 4 ribu liter,” ujar Fauzan.
Sementara akibat kebakaran tersebut, kerugian yang dialami korban ditafsir hingga ratusan juta. Perkiraan sementara kerugian sebesar Rp 200 juta. Namun untungnya selain tidak ada korban jiwa dan luka-luka, sebagian besar sekitar 90 persen barang di dalam apotek berhasil diselamatkan.(eri/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Kerisdiyanto