Komunitas Kebaya Indonesia Bagikan Seribu Masker

Kamis, 28 Mei 2020

  Mengikuti :


Komunitas Kebaya Indonesia Bagikan Seribu Masker

Selasa, 07 Apr 2020, Dibaca : 3993 Kali

MALANG - Komunitas Kebaya Indonesia (KKI) Kepanjen bersama Pemerintah Kecamatan Kepanjen dan Desa Sengguruh menggelar pembagian masker gratis, Minggu (5/4) pagi. Sasarannya masyarakat serta pedagang di Pasar Kepanjen dan Sengguruh. Selain di Kepanjen, pembagian masker juga dilakukan di Kecamatan Gondanglegi.


Menariknya, saat membagikan masker belasan ibu-ibu yang tergabung sebagai anggota KKI ini, tampil sangat menawan dan cantik. Mereka memakai kebaya yang menjadi ciri khas KKI. Meskipun harus keluar masuk pasar, mereka sama sekali tidak canggung.


Ketua KKI Kepanjen, Rini Pratiwi mengatakan pembagian masker gratis mencapai 1000 buah. Masker disebar sebanyak mungkin kepada para pedagang pasar. Pembagian masker gratis merupakan aksi nyata kepedulian KKI terhadap kalangan pedagang. Menurutnya para pedagang cukup rentan terpapar karena harus bertemu dengan orang yang berbeda-beda setiap saat.
“Sasaran kami adalah Pasar Kepanjen, Pasar Sengguruh dan Pasar Gondanglegi dengan jumlah masker 1000 buah. Dibagikan secara gratis. Sebelumnya kami juga membagikan masker gratis kepada petani di kawasan Jatikerto,” ungkap Rini kepada Malang Post.


Masker yang dibagikan merupakan hasil pengumpulan donasi anggota KKI Kepanjen yang jumlahnya sekitar 40 orang. Selain itu, ada bantuan dari donatur yang mempermudah kegiatan pembagian masker gratis. Masker tersebut dibuat secara mandiri sebelum dibagikan.
Masyarakat pedagang turut antusias dengan pembagian masker gratis dari para anggota KKI Kepanjen yang datang dengan kostum kebaya. Terutama pedagang kaki lima yang tidak memiliki bedak dan harus berdesak-desakan dengan pembeli dan pengunjung pasar tanpa perlindungan diri yang cukup.


Dia berharap, aksi dari KKI Kepanjen ini bisa menginspirasi semua masyarakat untuk peduli terhadap upaya perlawanan Covid-19. Dengan hidup sehat dan mencegah diri terkena virus, masyarakat sudah berkontribusi membantu para tenaga medis untuk mengalahkan virus corona.(fin/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Fino Yudistira