MalangPost - Kostrad Rapid Test Warga dan Bagi Sembako

Senin, 13 Juli 2020

  Mengikuti :

Kostrad Rapid Test Warga dan Bagi Sembako

Jumat, 29 Mei 2020, Dibaca : 1500 Kali

MALANG – Organisasi Dharma Pertiwi Bakoor Malang menggelar rapid tes kepada 250 warga, Jumat (29/5) . Rapid test digelar di dua tempat, yakni Gedung Sandoyo Mako Divisi Infantri 2 Kostrad dan Balai Desa Toyomarto Singosari. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.


Ketua Dharma Pertiwi Bakoor Malang Ria Tri Yuniarto mengatakan, 250 warga yang mengikuti rapid tes merupakan warga dari desa binaan Satuan Jajaran Divisi Infantri 2 Kostrad di Malang Raya. Di Gedung Sandoyo ada 200 orang yang mengikut rapid test, sedangkan di Balai Desa Toyomarto ada 50 orang.
“Rapid test di Gedung Sandoyo kami buat dua gelombang. Hal ini untuk menerapkan protocol kesehatan supaya tidak banyak kerumunan orang,” ujarnya.


Istri dari Panglima  Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) mengatakan bahwa tujuan rapid test untuk mengetahui kondisi kesehatan warga. Terlebih saat Covid -19 belum selesai dan banyak warga yang terpapar. “Sehingga ketika ada warga yang diduga terpapar Covid-19 maka bisa dengan cepat tertangani,’’ ujar Ria Tri Yuniarto.
“ketika hasil rapid test ada yang reaktif, maka diambil langkah melapor ke Puskesmas terdekat, untuk ditindak lanjuti,” sambung wanita berhijab ini.


Selain menjalani rapid test, para warga juga mendapatkan sembako. Bantuan paket sembako diberikan persatuan Dharma Pertiwi Bakoor Malang untuk meringankan beban warga. Terutama mereka yang terdampak Covid-19.
“Kegiatan ini judulnya Dharma Pertiwi Peduli Kemanusiaan Bersama Lawan Covid – 19. Jadi selain rapid test warga juga mendapatkan sembako dan vitamin. Kami berharap Covid-19 cepat berakhir, sehingga warga dapat kembali hidup dengan normal,’’ urainya.


Ria juga mensosialisasikan pola hidup sehat. Tidak hanya menggunakan masker, juga mengimbau warga sering mencuci tangan menggunakan sabung di air mengalir serta selalu menjaga kesehatan. Dengan pola hidup sehat, dipastikan dapat memutus mata rantai Covid-19.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika