Mahasiswa Polinema Kenalkan Sistem Irigasi Otomatis

Jumat, 20 September 2019

Mahasiswa Polinema Kenalkan Sistem Irigasi Otomatis

Jumat, 23 Agu 2019, dibaca : 257 , Rosida, Imam

MALANG - Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil menciptakan satu alat otomatis yang dapat membantu para petani saat kekeringan di musim kemarau. Alat tersebut berfungsi dalam proses irigasi. Disetting dengan sistem irigasi berbasis IoT (Internet Of Thing) menggunakan energi panel Surya. Diluncurkan dengan nama Si Irit. Singkatan dari Sistem Irigasi Tetes.

Alat yang dibuat dengan sistem kerja sensor ini telah memberikan manfaat kepada petani jeruk yang ada di Lereng Gunung Kawi tepatnya di Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Dalam hal ini, para mahasiswa bersama dosen pembimbing, merangkul perkebunan Jeruk Mitra milik Radiono.
"Cara kerja alat kami ini mendeteksi kelembaban tanah dengan sistem sensor, jika kelembaban kurang dari 70 persen maka alat akan bekerja mengalirkan air dari tandon yang tersedia, dan kalau melebihi 70 persen akan mati secara otomatis," kata Ketua tim Aisyah Rahma Kholifah.
Petani yang menggunakan alat ini dapat mengontrol dengan smartphone sehingga tidak perlu ke kebun untuk meninjau dan menyirami tanamannya. Dengan media control jarak jauh pekerjaan menjadi lebih efektif.
“Dengan alat ini diharapkan mitra dapat panen dua kali dalam setahun. Serta dapat meminimalisir penggunaan air dan menghemat tenaga menggunakan penyiraman otomatis,” jelasnya. (imm/oci)



Loading...