MalangPost - Maling Motor Sikat Honda CB, Selama Ramadan 10 Kejadian Curanmor

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Maling Motor Sikat Honda CB, Selama Ramadan 10 Kejadian Curanmor

Rabu, 20 Mei 2020, Dibaca : 2007 Kali

MALANG – Kejahatan curanmor masih tinggi di Kota Malang. Dalam kurun waktu sebulan selama Ramadan lebih dari 10 kali terjadi aksi pencurian motor. Terakhir terjadi Selasa (19/5) di Jalan MT Haryono, Kecamatan Lowokwaru.


Kawanan curanmor menggasak motor Honda CB 150 R nopol N-6613-ABA. Motor tersebut diketahui milik Yoga, 32, warga Jalan Lesti, Kecamatan Blimbing. Motor dicuri ketika diparkir di teras halaman sebuah kantor.
“Setiap hari motor saya parkir di depan kantor, kemudian saya tinggal bekerja. Padahal sebelum hilang motor juga sudah terkunci ganda,” ucap korban Yoga kepada Malang Post.


Kejadian pencurian baru diketahuinya sekitar pukul 16.00. Saat itu korban mau pulang melihat motornya sudah tidak ada. Dia sempat mencari di sekeliling kantor namun tidak menemukan motornya.
Akhirnya korban mencoba melihat rekaman CCTV yang ada di kantornya. Diketahui bahwa motornya telah dicuri. Pencurian terjadi sekitar pukul 15.30 saat kondisi sekitar kantor sedang diguyur hujan deras.


Pelaku terlihat seorang diri memakai helm, masker serta pakaian serba hitam. Pelaku terlihat mengotak-atik motor. Kemudian dalam hitungan detik, pelaku berhasil merusak rumah kontak motor, lalu membawanya kabur.
“Kejadiannya sudah saya laporkan ke polisi. Termasuk menyerahkan bukti rekaman CCTV aksi pencurian tersebut,” ujar Yoga.


Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan kejadian pencurian itu. Bahkan diakui bahwa selama sekitar sebulan ini aksi pencurian terjadi sekitar 10 kali. Kejadian ini berkurang dibandingkan bulan sebelumnya. “Selama sebulan ada sekitar 10 kali kejadan curanmor,” katanya.


Menurutnya peristiwa curanmor berkurang lantaran banyaknya warga yang menerapkan siskamling dan memasang portal di lingkungan tempat tinggalnya. "Mereka mempersempit pelaku kriminalitas untuk beraksi. Meski begitu kami tetap lakukan patroli, untuk menekan kasus 3C (curat, curas dan curanmor) di Kota Malang," jelas mantan Kasatreskrim Polres Malang ini.(tea/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Amanda Egatya