MalangPost - Melawan, Dua Pembunuh Ditembak

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Melawan, Dua Pembunuh Ditembak

Senin, 18 Mei 2020, Dibaca : 2082 Kali

JEMBER - Tiga pembunuh Fashion Stylist Jember, Yohanes Satriyo Leonardo Garry (36), berhasil ditangkap. Bahkan dua pelaku di antaranya terpaksa ditembak kaki karena sempat berusaha kabur.
"Kita terpaksa lakukan tindakan tegas karena keduanya sempat berusaha kabur," kata Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, Senin (18/5).


Kedua pelaku yang ditembak adalah Muhadir Muhammad (27) dan Anggi Cahyo (21). Muhadir mengalami luka tembak di mata kaki. Sedangkan Anggi Cahyo di bagian lutut
"Pelaku MM (Muhadir Muhammad) mengalami luka tembak di bagian mata kaki sebelah kanan. Kemudian untuk pelaku AC (Anggi Cahyo) ditembak 3 titik pada bagian lutut kaki sebelah kanan dan bagian mata kaki kanan dan kiri," terang Aris.


Menurut Aris, kedua pelaku ditangkap di Kecamatan Ledokombo. Saat itu pelaku hendak menjual mobil Datsun Go yang dibawa kabur dari rumah korban.
"Saat kita tangkap itulah pelaku berusaha kabur dan akhirnya terpaksa kita tembak kakinya," kata Aris.


Setelah dibawa rumah sakit, keduanya kemudian dijebloskan ke dalam tahanan Mapolres Jember. Selain menangkap Muhadir dan Anggi Cahyo, polisi juga membekuk satu pelaku lagi bernama Dwi Cahyo (19).
"DC (Dwi Cahyo) ini merupakan adik dari AC. Jadi dari tiga pelaku, dua diantaranya kakak-adik. Sedangkan semua pelaku merupakan warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari," terang Aris.
Ketiga tersangka pelaku ini, sambung Aris, dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan terencana. Untuk ancaman hukuman 20 tahun dan maksimal seumur hidup.


Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang berprofesi sebagai koreografer dan fashion stylist di Jember ditemukan tewas dalam kamar tidurnya, Jumat (15/5/2020) malam. Pria bernama Yohanes Satriyo Leonardo Garry itu baru diketahui tewas setelah dua hari dengan posisi tengkurap dan dengan tampak banyak bercak darah di dalam rumahnya.
Pria berumur 35 tahun ini diduga menjadi korban pembunuhan dan pencurian oleh orang yang dikenalnya, karena kondisi rumah terkunci dari dalam dan tidak ada kerusakan.


Tapi kunci pintu rumah bagian depan hilang, dan mobil Datsun Go Panca warna silver milik korban tidak tampak kurang lebih dua hari belakangan.
Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh kakak perempuannya, yang mengaku sejak dua hari belakangan menghilang dan tidak bisa dihubungi ponselnya.(iwd/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Jatim