Modus Jualkan Mobil, Tipu 4 Orang

Rabu, 16 Oktober 2019

Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 525 , halim, rdb

PASURUAN – Usai sudah petualangan Mahmudiono, 41, dalam dunia penipuan. Warga Dusun Prokimal Desa Sumberanyar Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, ini diamankan Polsek Nguling saat hendak pulang. Dia ditangkap polisi setelah berhasil menipu empat korban.
Mahmudiono dibekuk ketika baru turun dari bus di Dusun Wonokaton, Desa Sumberanyar, Sabtu (31/8) lalu, sekitar pukul 01.00. Kanit Reskrim Polsek Nguling Aiptu Adjie Anggoro mengatakan, pelaku diketahui terlibat dalam empat tempat kejadian perkara (TKP).
Di antaranya, terhadap korban Ali Suradi, 51, warga Dusun Curahtimo, Desa Sumberanyar, Selasa (8/8). Korban mengalami kerugian satu unit mobil Toyota Kijang bernopol N 1471 VG senilai Rp 30 juta.
Ada juga korban Indra Wibisono, 41, warga Dusun Sumurwaru Barat, Desa Sumberanyar. Tersangka menipu korban pada 25 Maret 2018. Dia mengalami kerugian satu unit mobil Isuzu Panther bernopol N 1861 RW dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol N 2614 WDM. Total kerugiannya sekitar Rp 43,5 juta.
Kemudian, ada korban Nurul Indriati, 42, warga Dusun Sumurwaru Barat, Desa Sumberanyar, pada 12 September 2018. Dia kehilangan satu unit mobil Mitsubishi Colt T120 bernopol L 1426 AR dengan kerugian Rp 33 juta. Serta, korban Zaidul Qowaim, 28, warga Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo.
Zaidul Qowaim mengalami kerugian sekitar Rp 59 juta. Kepada korban ini, tersangka meminjam uang dua kali. Masing-masing Rp 24 juta dan Rp 35 juta. Janjinya, tersangka akan memberikan satu unit mobil kepada korban sebagai jaminan.
Adjie menjelaskan, tersangka memang dikenal oleh para korban-korbannya. Ia berkedok menawarkan diri untuk menjualkan mobil korban di atas harga pasaran. Ternyata, setelah terjual, uangnya tidak diberikan kepada korban.
“Usai melancarkan aksinya, ia selalu pergi ke Jember. Karena itulah kami menjebaknya agar ia pulang. Kami tangkap dia saat turun dari bus. Dia dikenakan pasal berlapis. Yakni, pasal 378 tentang Penggelapan dan pasal 372 tentang Penipuan. Ancaman hukumannya masing masing empat tahun penjara,” ujar Adjie.(rdb/lim)



Loading...