MalangPost - New Normal, Jangan Langgar Aturan

Senin, 13 Juli 2020

  Mengikuti :

New Normal, Jangan Langgar Aturan

Sabtu, 30 Mei 2020, Dibaca : 2097 Kali

MALANG - Selama masa transisi dari PSBB ke New Normal, berbagai persiapan pengamanan terus dilakukan. Bahkan, Polresta Malang Kota sudah mempersiapkan perencanaan pendisiplinan untuk warga agar tetap taat aturan.


Penerapan New Normal memang lebih fleksibel dibandingkan masa PSBB. Namun, selama masa transisi ini, masyarakat tetap dituntut untuk disiplin.
"Kami meminta kesadaran masyarakat untuk berperilaku disiplin. Taat aturan dengan menerapkan protokol kesehatan," tegas Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.


Leo menjelaskan, selama masa transisi pihak kepolisian, TNI dan jajaran terkait akan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.
"Kami memberikan imbauan kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan. Mulai penggunaan masker, cuci tangan dan lainnya," kata dia.


Jika nantinya sudah mulai memasuki masa New Normal, masyarakat yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sanksi, yakni berupa blanko teguran seperti masa PSBB.
"Iya, kami akan terapkan itu. Bagaimanapun, kami masih menuggu Perwali untuk menegakkan aturan tersebut," jelas mantan Waka Polrestabes Surabaya itu.


Dia menambahkan, selama masa New Normal nanti, pihaknya akan terus melakukan evaluasi. "Setiap hari akan dievaluasi. Jika kondisinya memungkinakan, fasilitas umum yang dibuka akan ditambah secara perlahan. Kalau tidak, ya tidak boleh dibuka dulu," pungkas dia.

 

New Normal Pertokoan Maksimal Buka Sampai Pukul 21.00
Polresta Malang Kota akan menerapkan jam malam saat New Normal mulai diberlakukan. Aturannya tidak jauh berbeda saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Termasuk penyekatan di perbatasan masuk Kota Malang.
"Selama masa transisi, ada beberapa perencanaan persiapan. Penerapan jam malam juga masih ada. Pertokoan maksimal buka sampai pukul 21.00," tegas Kapolresta Malang Kota.


Untuk mendisiplinkan masyarakat, Polri bersama TNI dan jajaran terkait akan disiagakan. "Kami sudah menyiapkan personel khusus dengan menerapkan protokol kesehatan," imbuh dia.
Total ada 1.345 personel gabungan yang sudah disiagakan. Mulai dari pusat perbelanjaan, pasar hingga tempat umum lainnya.(tea/ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Amanda Egatya