Pasien Corona di Parepare

Rabu, 27 Mei 2020

  Mengikuti :


Pasien Corona di Parepare

Selasa, 17 Mar 2020, Dibaca : 3924 Kali

Sebuah akun Facebook membagikan informasi dengan klaim bahwa telah ditemukan dua pasien yang terjangkit virus corona atau COVID-19 di wilayah Parepare. Informasi tersebut diunggah oleh akun Facebook @VinaOctavianiRachmat pada 15 Maret 2020, dan sempat menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Dalam narasi yang disebarkan, pemilik akun meminta masyarakat Parepare untuk berhati-hati lantaran telah ditemukannya dua orang yang terinfeksi corona.


Namun belakangan diketahui bahwa unggahan milik akun Facebook @VinaOctavianiRachmat adalah tidak benar. Pihak RSUD Makkasau selaku rumah sakit rujukan untuk pasien virus corona menyatakan bahwa narasi dalam unggahan tersebut tidak benar. Hal tersebut dibantah langsung oleh Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Angraeny Sari yang menyatakan bahwa narasi tersebut tidak benar alias hoaks.
“Informasi itu hoaks, sampai sekarang kami belum pernah menangani pasien yang terinfeksi virus corona, ruang isolasi kami kosong, bisa dicek, hoaks itu,” tegas Renny.


Renny juga menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Pasalnya pihak RSUD Makkasau akan melaporkan perihal unggahan tersebut kepada pihak berwajib untuk dilakukan penyelidikan.
“Kami akan koordinasi ke pimpinan untruk dilaporkan, karena ini menimbulkan kepanikan,” jelas Renny.


Pihak kepolisian juga telah melakukan penyelidikan terkait penyebaran informasi palsu perihal dua warga terinfeksi corona di Parepare. Kapolres Parepare, AKBP Budi Santoso menyatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan anggota untuk menelusuri unggahan tersebut.
“Saya sudah perintahkan anggota untuk cek dan di-tracking (pelacakan),” jelas Budi.


Pasca unggahan miliknya ramai menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Parepare, akun @VinaOctavianiRachmat pun menghapus unggahannya tersebut dan meminta maaf atas apa yang ia unggah sebelumnya. Akun @VitaOctavianiRachmat menjelaskan bahwa ia mengaku salah menerima informasi, sehingga menyebarkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta. Unggahan milik @VinaOctavianiRachmat mengarah kepada narasi yang menyesatkan atau biasa disebut dengan misleading content.  (lin/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Linda Elpariyani