Patung Raksasa Dewa Kongco di Tuban Runtuh

Sabtu, 30 Mei 2020

  Mengikuti :


Patung Raksasa Dewa Kongco di Tuban Runtuh

Kamis, 16 Apr 2020, Dibaca : 4968 Kali

TUBAN - Warga di sekitar Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio, Kelurahan Karangsari, Kabupaten Tuban, dikejutkan dengan suara keras pada Kamis (16/4/2020) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada yang menyangka, bahwa Patung Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen, setinggi 30,4 meter runtuh secara tiba-tiba.

Patung berbentuk jenderal perang berwajah merah dari zaman Tiga Negara di daratan China tersebut kini hanya menyisakan kerangka. Pihak kepolisian setempat menduga patung dewa dengan tinggi mencapai 30,4 meter itu roboh akibat cuaca sehingga konstruksi patung tidak bisa menahan tekanan angin.

"Saat ini, untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan orang, di lokasi kejadian kami pasang garis polisi," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, saat meninjau lokasi runtuhnya patung.

Ruruh mengatakan pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait robohnya patung dewa yang diklaim tertinggi di Asia Tenggara dan dibangun dengan biaya sekitar Rp2,5 miliar pada 2017 itu.

Sementara itu, salah seorang panjaga klenteng, Alim Sugiantoro mengaku terkejut dengan robohnya patung yang berada di halaman belakang klenteng tersebut. "Memang dugaan awal karena cuaca dan saat ini kami membersihkan bekas puing-puing robohnya patung. Diharapkan bisa kembali cepat dibangun," katanya.

Alim mengatakan pihak klenteng masih melarang dan tidak bisa memberikan izin kepada siapa pun untuk masuk ke lokasi, kecuali para petugas yang sedang melakukan penyelidikan terkait robohnya patung tersebut.

Sebelumnya, sempat beredar video di kalangan masyarakat Kabupaten Tuban terkait robohnya patung yang menjadi ikon wilayah setempat. Dalam video itu terlihat posisi patung yang masih utuh tetapi secara cepat dalam hitungan detik runtuh dan hanya meninggalkan bagian pedang dari patung serta kerangka/tulang bangunan yang menyangga patung tersebut.

Robohnya patung raksasa itu sempat membuat masyarakat sekitar gempar karena suaranya seperti pesawat jatuh.

Patung yang dibangun menghadap ke arah laut dan didirikan pada Juli 2017 itu dinobatkan sebagai patung dewa terbesar se-Asia Tenggara. Pendirian patung raksasa ini sempat ditolak sekelompok masyarakat dengan menggelar protes di gedung DPRD Jawa Timur. Mereka mendesak patung itu segera dirobohkan karena tidak terkait dengan sejarah bangsa Indonesia.

Kongco Kwan Sing Tee Koen yang bernama asli Guan Yunchang atau Kwan Yintiang, adalah jenderal utama Negara Shu Han yang digambarkan sosok yang tangguh dan pemberani. Kongco Kwan merupakan simbol Dewa Keadilan, yang memiliki makna kesetiaan dan bijaksana. (ss/cnn/ra/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Net