Pembunuhan Istri Direkonstruksi, Peragakan 27 Adegan, Tanpa Menyesal Disaksikan Warga

Minggu, 31 Mei 2020

  Mengikuti :


Pembunuhan Istri Direkonstruksi, Peragakan 27 Adegan, Tanpa Menyesal Disaksikan Warga

Rabu, 22 Apr 2020, Dibaca : 2586 Kali

MALANG – Satreskrim Polres Malang merekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan Agus Widodo alias Agus Bugo, 46, terhadap istrinya yakni Suliani, Rabu (22/4). Reka adegan digelar di lokasi kejadian di area perkebunan tebu Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit. Ada 27 adegan yang diperagakan oleh tersangka.


Adegan pertama diawali di rumahnya di Dusun Krajan, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit. Pada adegan ini, tersangka membonceng istrinya dengan sepeda motor. Tujuannya untuk pergi menuju Kecamatan Wajak. Di sini ada tiga adegan yang diperagakan.
Dari sini, kemudian berlanjut ke lokasi pembunuhan di area perkebunan tebu yang berjarak sekitar 44 meter dari rumah tersangka. Di lokasi yang gelap dan sepi, tersangka langsung menghabisi nyawa istrinya. Caranya dengan memukul menggunakan potongan kayu serta mencekiknya.


Sewaktu dicekik, sebenarnya korban melakukan perlawaan dengan mencakar dada tersangka. Namun karena tenaganya kalah kuat, akhirnya korban meninggal dunia. “Rekonstruksi ini untuk melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka. Sekaligus mencocokkan keterangan tersangka dengan pemeriksaan di BAP,” jelas Kanit Idik I Satreskrim Polres Malang, Iptu Ronny Marghas yang memimpin rekonstruksi.


Sementara itu, reka adegan tersebut menjadi perhatian warga. Puluhan warga mendatangi lokasi hanya sekadar melihat kegiatan rekonstruksi. Sedangkan Agus Bugo, selama memperagakan adegan pembunuhan, tidak terlihat menyesal. Sebaliknya tersangka malah memperlihatkan kesadisannya saat membunuh istri sirinya.


Sekadar diketahui, Ibu dua anak warga Dusun Krajan, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit menjadi korban pembunuhan. Jenazah Suliani, 40, ditemukan di bawah pohon pisang di area perkebunan tebu Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Dampit, Jumat (3/4). Jaraknya sekitar 4 kilometer dari rumahnya.


Namun selang tidak butuh lama bagi polisi untuk mengungkap pelakunya. Setelah melakukan olah TKP, polisi berhasil menangkapnya. Pelakunya ternyata suami korban sendiri, yakni Agus Widodo alias Agus Bugo.
Dalam pemeriksaan, Agus mengatakan kemarahannya memuncak akibat pelecehan dan cemooh Suliani, yang mengatakan kalau ibu tersangka adalah lonte. Sehingga bapak dua anak itu gelap mata dan nekat menghabisi nyawa istrinya, yang kemudian jazadnya dibuang di kebun tebu di Desa Jambangan, Dampit.


Kata-kata kotor istrinya tersebut, sudah sering muncul sebelum peristiwa pembunuhan ini terjadi. Saat bertengkar, Agus sering menerima umpatan dan kata kotor dari istrinya. Seluruh umpatan tersebut menumpuk, hingga akhirnya berujung pada aksi pembunuhan.(agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi