MalangPost - Pemkab Malang Bahas New Normal Usai PSBB

Senin, 13 Juli 2020

  Mengikuti :

Pemkab Malang Bahas New Normal Usai PSBB

Rabu, 27 Mei 2020, Dibaca : 6708 Kali

MALANG - Begitu juga Pemkab Malang bakal  menerapkan New Normal. Bahkan, untuk panduan New Normal segera dibahas. “Ya pasti semuanya arahnya ke sana (New Normal). Tapi saat ini kami masih konsentrasi pada PSBB,” kata juru bicara PSBB Kabupaten Malang Ir Tomie Herawanto.

   Baca juga : 1 Juni New Normal, Kota Malang Sudah Punya SOP

Tomie mengatakan, belum buru-buru membuat pedoman New Normal Covid-19 karena PSBB masih berjalan.Yang jelas menurut dia, terkait PSBB, pemerintah tidak hanya menyelesaikan masalah kesehatan warga, tapi juga berupaya memulihkan bidang sosial ekonomi. Dua bidang tersebut merupakan satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan.
“Karena semuanya harus seiring sejalan. Saat PSBB ini juga demikian, selain menyelesaikan masalah kesehatan, juga menyelesaikan masalah sosial dan ekonominya. Kosentrasi kami masih di situ dulu. Tinggal beberapa hari lagi,’’ jelas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang ini.


Tomie mengaku sampai saat ini belum ada indikator keberhasilan PSBB. Sehingga pihaknya pun hanya mampu melakukan analisa. Sejak diterapkan PSBB yaitu Minggu (17/5) lalu tidak ada lonjakan angka signifikan untuk kasus Covid-19. Baik itu ODR (Orang Dengan Risiko), Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupan kasus positif Covid-19. Sekalipun tidak menyebutkan angkanya, namun dari grafik, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Malang dikatakan Tomie tidak  meningkat secara signifikan. “Ada peningkatan, tapi tidak signifikan,’’ tambahnya.


Karena itulah Pemkab Malang  berkeinginan tidak memperpanjang masa PSBB. “Kalau Kota Malang dan Kota Batu memperpanjang silakan,’’ tambahnya.
Kedepan lanjut dia, akan mengkatifkan lagi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan melibatkan masyarakat. Karena  dengan kesadaran yang dibangun mulai dari bawah keberhasilannya pun semakin tinggi.
“Panduan atau pedoman New Normal memang belum dibahas. Tapi sekilas dari informasi yang kami terima  dengan New Normal ini, kita semua harus betul-betul mematuhi protokol kesehatan,’’ tambahnya.


Ditanya kapan akan membahas pedoman New Normal, mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang ini mengatakan setelah PSBB selesai. “Nanti (tadi malam)  dalam rapat evaluasi PSBB akan kami lontarkan kisi-kisinya dulu. Jika memang disetujui, akan dibuatkan pedomannya,” pungkasnya. (ira/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Ira Ravika