MalangPost - Pengakuan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yang Sempat Berstatus ODP

Rabu, 12 Agustus 2020

  Mengikuti :

Pengakuan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yang Sempat Berstatus ODP

Selasa, 24 Mar 2020, Dibaca : 10053 Kali

Berhari-hari tak muncul ke publik, akhirnya Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si bertemu wartawan, Senin (23/3) malam . Pada kesempatan itu pula, Dewanti memberikan pengakuan bahwa dirinya merupakan salah satu orang yang berstatus ODP atau orang dengan pengawasan Covid-19.

"Saya termasuk ODP. Karena saya masuk kriteria pernah ke luar kota yang ditengarai daerah merah. Kedua saya pernah kontak dengan orang yang positif," ujar Dewanti kepada Malang Post.


Dewanti dengan penuh kesadaran diri melakukan karantina mandiri. Mengisolasi diri di rumah selama SOP yang telah ditentukan, yaitu 14 hari.
"Dengan kriteria sebagai ODP yang harus saya lakukan adalah karantina selama 14 hari. Yang saya mulai dari tanggal 7 Maret. Ketika selama 14 hari masa karantina tidak ada demam dan batuk. Artinya saya bebas dari Covid-19," terang Wali Kota yang akrab disapa Bude ini.


Tak hanya dirinya yang melakukan karantina. Tapi ia juga meminta teman dan staf yang berada satu kantor di Lantai 5 Balai Kota Among Tani Batu untuk ikut libur. Dalam artian juga melakukan karantina di rumah selama 14 hari di rumah.
Bude juga menceritakan, ketika seorang tahu jika dirinya adalah ODP akan semakin bagus. Asal harus tahu agar menjaga diri dan melakukan hidup sehat.
"Bagi ODP jangan bertemu orang. Apalagi tidak ada hal penting. Karena Covid-19 menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh atau imun lemah. Sehingga yang paling rentan terdampak adalah orang yang berusia 60 ke atas," beber istri Eddy Rumpoko ini.


Agar bisa bertahan dari virus itu, ia menyarankan pola hidup sehat. Juga harus kena sinar matahari pagi dan makan-makan yang sehat. Serta wajib menghindari kecemasan dan kepanikan karena berstatus ODR, ODP bahkan PDP. Karena menurutnya, dan berkali-kali ia sampaikan jika Covid-19 bisa sembuh dengan pola hidup sehat.
"Yang penting sekarang masyarakat harus stay at home dan hidup sehat. Ketika orang tetap tinggal di rumah semua akan segera membaik. Contohnya seperti di China, 70 persem sembuh karena mengikuti instruksi pemerintah," tegasnya.


Karena itu, dari pengalamannya sebagai ODP harus berkomitmen agar tinggal di rumah atau isolasi diri.
"Alhamdulillah karena saya punya ketahanan tubuh bagus bisa dinyatakan negatif setelah isolasi diri setelah 14 hari," paparnya.
Dalam pantauan Malang Post, selama mengisolasi atau karantina mandiri di rumah dinasnya, Dewanti kerap memimpn rapat terbatas dengan Kepala OPD melalui teleconfrence. Selama di rumah ia juga sering mengkonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, madu, dan temulawak. Sesuai instruksi presiden RI.


Kemudian ia juga sering berbagi informasi ke masyarakat tentang kegiatannya melalui laman instagram miliknya. Seperti hidup sehat dengan mencari matahari pagi. Hingga tak pernah lepas dari informasi setiap harinya dengan membaca koran harian. Dewanti juga rajin mensosialisasikan tentang pencegahan Covid-19, agar masyarakat agar tetap tinggal di rumah. Dia juga sering meminta masyarakat mencuci tangan ketika dan setelah beraktivitas.(eri/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Kerisdiyanto