Polinema Terbaik se-Indonesia Versi Kemenristek Dikti

Rabu, 16 Oktober 2019

Jumat, 13 Sep 2019, dibaca : 933 , rosida, asa

MALANG -Tepatnya pada 6 September lalu, Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) merilis pemeringkatan 100 besar Politeknik maupun Akademi, baik itu negeri maupun swasta. Pada pemeringkatan tersebut, Polinema ditetapkan sebagai perguruan tinggi vokasi terbaik se Indonesia di antara ribuan Politeknik dan Akademi di seluruh Indonesia.
"Sebelumnya pada 16 Agustus, Kemenristek Dikti mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi secara umum. Lalu, 6 September diumumkan khusus perguruan tinggi vokasi, dan ternyata kita menduduki peringkat pertama," kata Wakil Direktur II Polinema, Anggit Murdani, ketika ditemui Malangpostonline.com diruangannya.
Pada pemeringkatan tersebut, lima besar perguruan tinggi vokasi terbaik diduduki oleh  Polinema, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Bandung, dan Politeknik Negeri Jakarta. Faktor utama penentu pemeringkatan tersebut ialah kinerja atau raihan mahasiswa selama menempuh studi di perguruan tinggi vokasi tersebut.
"Sejak tahun 2017, Direktur Polinema mengeluarkan kebijakan kenaikan anggaran 100 persen untuk menunjang berbagai aktifitas mahasiswa Polinema. Baik itu bidang akademik maupun non akademik. Hasilnya bisa kita rasakan bersama saat ini, melalui hasil pemeringkatan Kemenristek Dikti," lanjutnya.
Polinema ketika itu mulai menganggarkan tidak kurang dari Rp 8 miliar untuk kegiatan mahasiswa. Tujuannya untuk mendorong mereka dalam meraih prestasi, yang dapat memberikan manfaat bagi mereka, sekaligus memberi poin khusus terhadap raihan prestasi Polinema.
Dijelaskan juga olehnya, bahwa Polinema selalu memberikan reward atau apresiasi kepada setiap mahasiswa yang mampu mengukir prestasi tingkat regional, nasional, sampai dengan internasiona. Untuk itu, Polinema mendapat nilai paling unggul dari sisi kemahasiswaannya. Yakni berkisar pada poin angka 1,9.
"Skor poin kita untuk kemahasiswaa 1,9. Biasanya untuk perguruan tinggi besar non vokasi skornya kisaran angka dua. Untuk kelas vokasi, kita lebih unggul," tandasnya.
Lebih lanjut, capaian kali ini menjadi semacam cambuk bagi Polinema untuk terus bergerak, guna mempertahankan posisi pertama pada pemeringkatan klasterisasi kinerja kemahasiswaan vokasi pada tahun-tahun berikutnya.
"Ke depan tantangannya akan semakin berat,  kita harus terus memacu kemahasiswaan kita agar dapat terus maju. Beberapa hal konkrit yang akan terus kita upayakan adalah membina para mahasiswa sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Namun bidang akademik juga terus kita kuatkan," tutupnya. (asa/oci)



Loading...