Rangkaian HUT ke 18 Kota Batu Berlangsung hingga November | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 16 Okt 2019, dibaca : 891 , vandri, kris

BATU - Beragam kegiatan digelar Pemkot Batu untuk merayakan HUT ke 18 Kota Batu, Kamis (17/10) besok. Semua event tersebut menjadi pestanya rakyat Kota Batu. Rangkaian kegiatan berlangsung hingga November mendatang.
Kepala Bagian Humas Pemkot Batu, Suliyanah mengatakan sejumlah agenda yang digelar besok berlangsung di dua tempat. Yakni upacara di Stadion Brantas dan rangkaian kegiatan resepsi serta pagelaran wayang kulit di Balai Kota Among Tani Batu.
"Pagelaran wayang kulit mengusung lakon Seno Tani dengan dalang Ki Surono Gondo Taruno dari RRI Surabaya," katanya kepada Malang Post, Selasa (15/10).
Suliyanah menjelaskan, pagelaran wayang kulit sebagai komitmen Pemkot Batu melestarikan budaya Jawa. Selain itu pagelaran wayang selalu menceritakan kehidupuan sehari-hari masyarakat.
"Cerita yang dibawakan dalam wayang memiliki banyak unsur edukasi. Nah ini yang kami tekankan. Sehingga tak hanya seremoni saja. Tapi ada edukasi yang diberikan kepada masyarakat Kota Batu," bebernya.
Kabid Kebudayaan, Dinas Pariwisata Kota Batu, Winarto Ekram menambahkan,
pengambilan lakon Seno Tani memacu pada semangat Kota Batu yang visi misinya berbasis pertanian. Sehingga pertanian di Kota Batu bisa dipertahankan.
Sebelum pagelaran wayang kulit, diawali konser karawitan, seserahan bulu bekti dari tiga kecamatan dan 24 desa/kelurahan berupa tumpeng.
Selan itu diisi juga dengan penyerahan hak karya intelektual berupa udeng khas Kota Batu dari komunitas Sangga Braja. Lalu ada juga penampilan Tari Berdayan Among Tani yang dibawakan 18 penari asli Kota Batu.
Sementara  itu, Among Tani Foundation (ATF) akan memberikan penganugerahan kepada pemerintah desa dan kelurahan, komunitas serta  perorangan yang telah berjasa dan memiliki visi misi sama dengan Pemkot Batu. Penganugerahan yang diberikan berupa Waranugraha Among Desa.
Kembali lagi, Suliyah menerangkan, selain kesenian, Pemkot Batu juga menggelar pameran pertanian Florikultura pada Minggu (27/10). Tempat kegiatannya di Perumahan Panorama Batu. Pada hari yang sama juga digelar Among Tani Fun Run di lapangan parkir Balai Kota Among Tani Batu.
“Untuk Among Tani Fun Run peserta tidak terbatas. Kami targetkan ada ribuan warga yang berpartisipasi. Bahkan kami juga siapkan doorprize menarik dan hadiah utama nantinya,” jelasnya.  
Rangkaian HUT Kota Batu  masih berlanjut hingga November. Di antaranya Selasa (12/11), Pemkot Batu akan menggelar Festival Sego Empok. Fatival ini menjadi acara tahunan yang terus digelar. Sehingga Kota Batu makin dikenal dengan wisata kuliner khas daerahnya selain detinasi pariwisata.
Kemudian pada Selasa (12/11) malam digelar gebyar musik di Balai Kota Among Tani Batu. "Selain musisi lokal Kota Batu, kami juga mengundang God Father of Broken Heart, Didi Kempot yang saat ini tengah menjadi idola seluruh masyarakat Indonesia dengan tembang-tembangnya," urai Suliyanah.
Sementara bagi penggemar motor trail, masyarakat bisa berpartisipasi dengan ikut KWB Super Adventure 4. Peserta diajak menjelajah jalanan Kota Batu hingga jalan-jalan menantang yang menyuguhkan pemandagan alam kota berjuluk Swiss Kecil ini.
Untuk penutup, Pemkot  menggelar Pasar Murah dan Gebayar Produk UMKM selama empat hari. Yakni mulai 20-24 November di Balai Kota Among Tani Batu. (eri/van)



Loading...