Sanusi: Wabup Membantu Saya Merealisasikan Program

Rabu, 16 Oktober 2019

Jumat, 20 Sep 2019, dibaca : 570 , bagus, ira

MALANG -Bupati Malang H. M. Sanusi, sangat setuju jika memimpin Kabupaten Malang tidak sendiri. Dia berharap ada wakil yang mendampingi selama 18 bulan hingga 17 Febuari 2021 mendatang. Terkait hal itu, Sanusi pun sudah melakukan komunikasi dengan partai pengusung, serta anggota DPRD Kabupaten Malang.
”Untuk jabatan wabup,  sekarang masih sedang proses. Itu tergantung partai pengusung. Karena yang mengusulkan jabatan wabup adalah partai pengusung melalui DPRD,’’ ungkapnya.
Tapi yang jelas, menurut Sanusi, adanya wakil bupati sangat membantu dirinya memimpin wilayah. ”Kabupaten Malang ini sangat luas, yaitu wilayahnya mencapai 350 ribu hektare, dengan jumlah penduduk hampir 3 juta. Dengan adanya wakil akan membantu saya dalam merealisasikan program-program pembangunan di Kabupaten Malang,’’ tambahnya. 
Ditanya apakah sudah membicarakan hal itu kepada partai pengusung, Sanusi mengatakan sudah. Termasuk komunikasi dengan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto juga sudah dilakukan. Dia pun berharap pengisian jabatan wakil bupati ini tidak lama. 
”Kemarin (Saat pelantikan) ada arahan dari Gubernur Jatim, agar jabatan wakil bupati segera diisi. Dan itu sudah kami komunikasikan dengan partai pengusung dan dewan. Karena nanti yang mengusulkan adanya wakil bupati adalah dewan.’’urainya.
Soal waktunya pun Bupati Malang mengaku masih nutut. Dia menyebutkan, sisa waktu jabatan sejak dia dilantik bupati Malang adalah 18 bulan. Yaitu terhitung pada tanggal 17 September 2019 hingga 17 Febuari 2021. Sehingga masih memungkinkan adanya wakil bupati. 
”Kemarin (saat pelantikan) ibu Gubernur sudah mengatakan itu,dan pastinya tidak masalah dengan waktunya,’’ tuturnya. 
Disinggung dengan kriteria wakil bupati yang diinginkan? Sanusi mengatakan tidak ada kriteria khusus, alias diserahkan semuanya dengan partai pengusung. Hanya saja, dia berharap wakil bupati yang mendampinginya adalah orang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan dia. Yaitu mau bekerja, melayani  masyarakat sepenuh hati dan membangun Kabupaten Malang lebih baik ke depan. 
Sementara itu Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang, Muslimin mengatakan terkait dengan usulan wakil bupati, DCPC PKB Kabupaten Malang masih melakukan koordinasi dengan DPW dan DPP. Selain itu, PKB juga berkoordinasi dengan partai pengusung lainnya. Dia menyebutkan jika saat maju Pilkada 2015 lalu, Sanusi diusung oleh PKB, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Gerindra.
”Nanti akan dilakukan koordinasi dengan partai pengusung lainnya terkait dengan usulan wabup ini,’’ katanya. 
Koordinasi ini sekaligus untuk menentukan siapa orang yang akan menjadi pendamping Sanusi hingga masa jabatannya berakhir 17 Febuari 2021 mendatang.
”Untuk siapanya masih belum. Kami harus rapat dengan partai pengusung lainnya,’’ ungkapnya.
Kalimat yang sama juga disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Sudarman. Dihubungi Malang Post, Sudarman mengatakan jika untuk usulan wakil bupati, Partai Golkar masih melakukan koordinasi dengan partai pengusung lainnya. Ditanya kapan akan rapat? Sudarman mengatakan masih belum mengetahui jadwalnya.
”Yaitu, kami juga masih menunggu. Kami berharap dalam waktu dekat ini ada rapat, mengingat waktunya juga sedikit,’’ tandasnya.(agp/ira/ary)
 



Loading...