MALANG POST - SD Insan Amanah, Perkuat Ukhuwah Dengan Berbagi Pada Warga Terdampak Covid-29

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


SD Insan Amanah, Perkuat Ukhuwah Dengan Berbagi Pada Warga Terdampak Covid-29

Kamis, 23 Apr 2020, Dibaca : 3048 Kali

MALANG - Hubungan orang mukmin dengan mukmin lainnya seperti sebuah dinding bangunan, yang satu sama lain saling menguatkan. Itulah ilustrasi yang diberikan Rasulullah terhadap hubungan antar muslim.
Persaudaraan yang begitu kuat diantara mereka menjadi sebuah lambang akan kuatnya ukhuwah dalam satu akidah yang sama. Sehingga ketika sebagian merasa sakit maka sebagian yang lain akan mengulurkan tangan untuk membantu. Kalau tidak tentu 'bangunan' itu akan ambruk karena sebagian dindingnya sudah tidak kuat menopang.


Seperti itulah yang ditunjukkan oleh SD Insan Amanah beberapa waktu lalu. Kepedulian keluarga besar SD Insan Amanah terhadap masyarakat yang kini mengalami kesulitan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 patut diacungi jempol. Setidaknya 300 paket sembako disumbangkan untuk warga terdampak dari berbagai penjuru di Kota Malang.


Kepala SD Insan Amanah, Dr. Suhardini Nurhayati, M.Pd., mengatakan hanya dalam waktu empat hari dana bantuan yang diperoleh dari sekolah dan orang tua terkumpul sebanyak Rp 53 juta. Sebuah jumlah uang yang fantastis dalam kurun waktu yang singkat. "Awalnya kami mau mengeluarkan dana amal Jumat setidaknya tiga juta saja. Karena kami melihat kondisi masyarakat saat ini. Tetapi respon orang tua terhadap rencana mulia itu begitu luar biasa, sampai terkumpul donasi 53 juta," katanya.


Dini mengungkapkan, terkumpulnya donasi yang begitu besar dari orang tua tidak lain karena beberapa faktor. Pertama kepercayaan orang tua kepada lembaga yang begitu tinggi. Sehingga program apapun yang dicanangkan sekolah selalu didukung sepenuh hati.
Yang kedua, lanjut Dini, karena jiwa sosial orang tua siswa SD Insan Amanah yang peduli terhadap kondisi orang lain. "Terhadap itu semua maka kami menunaikan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dengan melaporkan secara rinci hasilnya pada orang tua berupa foto dan video," terang dia.


Dari 300 orang yang diberikan santunan, masing-masing mendapat satu sembako plus uang tunai sebesar 50 ribu. Satu paket sembako berisi beras, gula dan minyak goreng.
Selain kepada masyarakat, perhatian SD Insan Amanah juga tertuju pada kepentingan para medis. Dalam kesempatan itu juga, SD Insan Amanah menyalurkan bantuan berupa alkohol, sanitizer, cairan desinfektan, masker dan peralatan lainnya.
Bantuan tersebut diberikan kepada Puskesmas Kendalsari, sebagai rekanan SD Insan Amanah selama ini. "Ternyata bantuan kami begitu berarti bagi dokter dan tenaga medis, sebab bantuan pemerintah kurang, sementara pasien di puskesmas banyak," tuturnya.


Dini juga menambahkan bahwa Bulan Ramadan tahun ini memberi nuansa yang berbeda di SD Insan Amanah. Tidak seperti biasanya, program pondok ramadan dan pentasyarrufan zakat kepada duafa yang menjadi agenda rutin,  tahun ini tidak dilaksanakan. "Karena kami tidak mungkin mengundang banyak orang pada situasi seperti ini," tandasnya.


Ainulyaqin, S.Si., S.Pd., penanggung jawab mengatakan aksi sosial SD Insan Amanah tak lepas dari keprihatinan terhadap banyaknya warga yang terdampak Covid-19. Tidak sedikit warga yang harus kehilangan pekerjaan karena di PHK sebab imbas pandemi. "Dari situ kami tergerak bersama orang tua siswa untuk memberikan bantuan," katanya.


Ia berharap sedikit bantuan yang diberikan pada warga terdampak menjadi bernilai untuk menyokong kebutuhan hidup mereka. "Semoga bantuan ini menjadi motivasi bagi warga untuk menghadapi cobaan dan tetap bersemangat dalam menjalani hidup," tandasnya. (imm/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Imam Wahyudi