Sejumlah Kafe Elit Tak Berizin

Minggu, 20 Oktober 2019

Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 801 , bagus, fino

MALANG – Puluhan personel Opsgab miras merazia kafe dan tempat hiburan elit di Malang. Operasi ini menyasar kafe  yang menjual minuman beralkohol, digelar Sabtu malam sampai Minggu dini hari. Tim Opsgab berjumlah 42 personel, dipimpin tim Bea Cukai Jatim II, beranggotakan Kodim 0833 Kota Malang, Satpol PP Kota Malang, Polres Malang Kota dan Denpom V/3 Malang.
Titik kumpul tim Opsgab, adalah kantor Bea Cukai Jatim II Jalan Surabaya, Klojen Kota Malang. Mulai pukul 21.30 WIB, tim Opsgab, langsung meluncur ke berbagai titik operasi. Pertama, tim Opsgab langsung menyasar Triangle Cafe Jalan Sukarno Hatta. Kafe yang juga klub malam ini, dioperasi dan dicek kelengkapan izin cukai dan izin Perda mirasnya.
“Ini adalah operasi gabungan, dengan leading sector adalah Bea Cukai. Kami ikut support operasi ini dengan tim penyidik PNS,” ujar Kasatpol PP Kota Malang, Drs Priyadi MM kepada Malang Post, dikonfirmasi Minggu. Tim Opsgab, masuk ke dalam kafe, lalu memeriksa berbagai miras yang ada di bar.
Tak hanya itu, tim Opsgab juga blusukan ke dalam gudang penyimpanan minuman yang ada di Triangle Cafe. Tim Bea Cukai, secara khusus menyisir dan mencari minuman keras untuk pengecekan pita cukai. Petugas Bea Cukai dan Satpol PP secara eksplisit meminta pihak manajemen menunjukkan surat izin cukai dan surat izin minol dari Dinas Perdagangan dan DPM PTSP Kota Malang.
“Untuk PPNS Satpol PP Kota Malang, memeriksa perizinan sesuai perda miras Kota Malang,” ujar Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Malang, Bambang Irawan, yang ikut mengawal para penyidik PNS Satpol PP Kota Malang yang terlibat dalam Opsgab bersama Bea Cukai.
Dari hasil operasi, Satpol PP Kota Malang tak menemukan persoalan dalam perizinan minol sesuai perda Kota Malang. Usai beroperasi di Triangle Kafe, tim Opsgab langsung merapat ke Vivace Karaoke dan Bar Nusantara, yang letaknya juga masih di Jalan Sukarno Hatta. Dua tempat hiburan ini bersebelahan.
Dalam titik operasi inilah, Satpol PP Kota Malang mulai menemukan pelanggaran Perda. Bambang merinci, bar Nusantara, tidak bisa menunjukkan perizinan resmi untuk minuman keras golongan A dengan kadar alkohol 1 sampai 5 persen.
“Sebenarnya mereka ada perizinan, tapi sudah kadaluwarsa, mereka belum perpanjang,” tandas Bambang.
Karena tak bisa menunjukkan perizinan, Satpol PP Kota Malang, langsung melakukan penindakan, berupa penyitaan sampel miras golongan A. Sampel ini, akan menjadi barang bukti dalam sidang penegakan perda oleh Satpol PP Kota Malang. Pihak Nusantara, akan dipanggil ke kantor Satpol PP untuk menjalani persidangan.
Tindakan ini juga sekaligus mendesak Nusantara, untuk segera mengurus kembali perizinan minol golongan A. Setelah itu, operasi berlanjut ke kawasan Jalan Letjen Sutoyo Kota Malang. Tim Opsgab berhenti di kafe Fat Louie. Dari hasil operasi, tim penyidik PNS Satpol PP Kota Malang, menemukan ada pelanggaran lagi.
Kali ini, Fat Louie, tak memiliki perizinan minol golongan A. Sama seperti Nusantara, mereka akan dipanggil ke kantor Satpol PP Kota Malang, untuk disidang dan didenda. Setelah sidang, mereka harus segera mengurus perizinan minol A. Operasi berlanjut sampai di Rust Cafe Jalan Balean Barat, dan Loading Lounge Jalan Sukarno Hatta. Operasi ini, berakhir pukul 01.05 WIB, sebelum akhirnya tim Opsgab kembali ke markas.(fin/ary)



Loading...