MALANG POST - Seluruh Pasar Difasilitasi Cuci Tangan

Senin, 25 Mei 2020

  Mengikuti :


Seluruh Pasar Difasilitasi Cuci Tangan

Jumat, 24 Apr 2020, Dibaca : 1428 Kali

MALANG - Fasilitas cuci tangan di pasar-pasar tradisional di Kota Malang dipastikan sudah tersedia. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Kopindag) Kota Malang, Wahyu Setianto. Sebelumnya banyak warga sangsi akan kebijakan Pemkot Malang yang hendak menyediakan fasilitas cuci tangan di fasilitas publik, termasuk pasar. Beberapa mengatakan bahkan di pasar-pasar besar belum ada fasilitas yang dimaksud.
"Bisa jadi (warga dimaksud, red) belum jalan-jalan secara menyeluruh ke dalam pasar. Karena kami telah menyediakan, karena ini khan juga bagian penting," ujar Wahyu Setianto.


Menurut pria alumni SMPN 6 Malang ini, beberapa wastafel portable dari bantuan Pertamina telah terpasang di Pasar Sukun, Pasar Oro-oro Dowo, Pasar Gadang Lama, Pasar Bunul dan Pasar Klojen.
Kemudian wastafel portable bantuan Grab telah terpasang di Pasar Madyopuro, Pasar Kedungkandang, Pasar Sawojajar, Pasar Bareng, Pasar Kasin, Pasar Tawangmangu, Pasar Lesanpuro dan Pasar Kotalama.
Selanjutnya wastafel portable bantuan Poltek terpasang di Pasar Induk Gadang, Pasar Willis, Pasar Nusakambangan, Pasar Burung Splendid, Pasar Mergan, Pasar Blimbing, Pasar Baru Barat, Pasar Baru Timur dan Pasar Embong Brantas.
"Terakhir bantuan dari Gojek, terpasang di Pasar Klojen dan Oro-Oro Dowo," tegas pria yang gemar olahraga tenis ini.


Wahyu menambahkan, di Pasar Besar ada sepuluh pintu masuk dan semua sudah ada tempat cuci tangannya.
Terpisah Walikota Malang Sutiaji menanggapi munculnya lansiran di sosial media atas gerakan "Koin untuk Tong Cuci Tangan". Ia menegaskan hak setiap publik untuk menyampaikan sebuah gagasan.
"Seyogyanya ada konfirmasi dan gali informasi ke Perangkat Daerah yang menangani dan membidangi, apakah kondisi di lapangan seperti itu," paparnya menanggapi.


Sutiaji menjelaskan bagi Pemkot, partisipasi dan peran publik itu penting, tentu bersifat produktif. Khusus berkaitan dengan pandemic Covid 19, sejak awal sudah ditekankan dan langsung diadvokasi ke pasar untuk memperhatikan protokol terkait dengan Covid 19 itu.
"Di antaranya penyediaan sarana cuci tangan, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, penempatan bilik Sico (Sikat Corona), pengaturan jarak layanan, penyemprotan disinfektan dan penggunaan masker, "ujar Sutiaji.


Bahkan, ditambahkan oleh alumni IAIN Malang tersebut, kepada para pedagang juga dihimbau sebisa mungkin menggunakan pelindung tangan untuk memberi layanan kepada pembeli.(ica/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Francisca Angelina