MalangPost - Sidang Paripurna Istimewa DPRD, Digelar Pemutaran Film Dokumenter Sejarah Kabupaten Malang

Sabtu, 08 Agustus 2020

  Mengikuti :

Sidang Paripurna Istimewa DPRD, Digelar Pemutaran Film Dokumenter Sejarah Kabupaten Malang

Jumat, 29 Nov 2019, Dibaca : 10665 Kali

MALANG - Suasana sidang paripurna DPRD Kabupaten Malang, Kamis (28/11) siang lain dari biasanya. Ruang sidang seolah seperti di gedung bioskop. Ada pemutaran film dokumenter hasil karya Sekretariat DPRD Kabupaten Malang.
Film berjudul “Kabupaten Malang Dalam Kaca Benggala” tersebut, sengaja diputar untuk memperingati Hari Jadi ke-1259 Kabupaten Malang. Semua pemeran dalam film itu, adalah anggota dan pegawai Sekretariat DPRD.
Menariknya film dengan durasi 1 jam 10 menit tersebut, disutradarai oleh mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko. Film ini berkisah tentang sejarah Kabupaten Malang sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan.
Menurut Hari Sasongko, film tersebut mengisahkan eksistensi Kabupaten Malang dari zaman ke zaman. ”Kabupaten Malang itu lain daripada yang lain, kita (Kabupaten Malang) hadir dengan pasang surut mulai dari daerah yang berada di bawah kekuasaan kerajaan hingga menjadi daerah otonomi,” terangnya.
Proses penggarapan film dokumenter tersebut memakan waktu hampir dua bulan. ”Sebulan untuk reading script hingga latihan berakting, untuk shooting-nya selama seminggu,” ujar Hari.
Pemilihan film itu, merupakan terobosan yang dilakukan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Malang untuk mengenalkan sejarah kabupaten. ”Sekarang kan zamannya apa-apa dibuat video, lalu di-upload di YouTube. Harapan kami para generasi muda juga lebih tertarik untuk belajar,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.
Selama pemutaran film berlangsung, ruang sidang paripurna dibuat gelap. Semua lampu dimatikan. Cahaya ruangan hanya dari tiga layar lebar yang menampilkan film.
Seluruh peserta rapat yang hadir, juga terdengar beberapa kali tertawa serta memberikan aplaus. Ketika anggota dewan atau pegawai sekretariat terlihat tampil dalam film. Salah satunya ketika Hari Sasongko, yang memerankan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram tampil di layar.
Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, mengatakan bahwa momentum Hari Jadi ke-1259 Kabupaten Malang, merupakan momen evaluasi bagi pribadi maupun lembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Sesuai dengan tema 'Semangat Baru, Kerja Bersama Membangun Daerah', menekankan bahwa pemerintah tidak bisa berdiri sendiri.
"Memang masih banyak program pembangunan yang belum terealisasi. Tetapi kami semua bertekad untuk maju. Harapannya bisa membawa semangat kemenangan, dengan tetap menjaga wilayah Kabupaten Malang yang aman dan nyaman," jelas Sanusi.
Lebih lanjut, Sanusi menyampaikan Pemerintah Kabupaten Malang, dalam program tahun 2020 nanti, akan fokus pada pendidikan dan kesehatan. Anggaran dua program tersebut akan digelontor, untuk meningkatkan SDM dan kesehatan masyarakat.
"Tahun 2020 nanti kami juga fokus untuk menekan angka stunting. Harapannya bisa turun di bawah sepuluh persen. Sekarang ini angka stunting masih 12 persen," pungkasnya.(agp/adv/jon)

Editor : parijon
Penulis : Agung