Sugeng Terancam Hukuman Mati | Malang Post

Selasa, 19 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 14 Sep 2019, dibaca : 38406 , halim, amanda

MALANG - Pelaku mutilasi di Pasar Besar yang dilakukan oleh Sugeng Santoso pada bulan Mei lalu memasuki babak baru. Berkas kasusnya sudah dinyatakan lengkap dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang pada 12 September 2019 lalu. Saat ini, Sugeng juga mulai dititipkan di Lapas Klas I Lowokwaru Malang.
Ketika dibawa ke Kejari, Sugeng dalam kondisi sehat dan tidak seperti orang yang mengalami gangguan jiwa. Bahkan ketika diinterogasi petugas, Sugeng dengan jelas menjawab pertanyaan dengan benar. Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kota Malang Wahyu Hidayatullah menjelaskan, saat ini tersangka mutilasi Sugeng telah diserahkan ke Kejari Kota Malang. "Sugeng nantinya bakal terancam dengan pasal 340 yakni mengenai pembunuhan berencana. Ancaman hukuman maksimalnya hukuman mati," terang dia.
Pada tahap II ini, lanjut dia, tersangka Sugeng akan ditahan selama 20 hari penahanan. Namun jika belum usai masa penahanan, namun dirasa sudah cukup memenuhi, baik itu kelengkapan berkas maupun hal lainnya, maka tersangka akan segera diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan.
"Tidak ada keterangan baru dari Sugeng, sejauh ini, dia sudah menjelaskan sesuai dengan yang ada di berita acara. Dalam pemeriksaan, cukup kooperatif," jelas dia.
Sementara itu, terkait kelengkapan berkas dari kasus Sugeng, sebelumnya sempat mengalami kekurangan keterangan beberapa saksi berkaitan dengan kasus mutilasi itu. "Untuk identitas korban memang belum terungkap. Namun itu bukan merupakan salah satu syarat yang harus ada dalam berkas. Karena sudah jelas identitasnya sebagai mr.x," beber dia.
Selain penyerahan tersangka, beberapa barang bukti juga turut diserahkan. Seperti, satu pasang sandal jepit, satu buah jarum sol sepatu, satu buah baju wanita motif kembang, satu buah kaos warna kuning, 1 buah celana. Kemudian satu buah banner iklan rokok, satu lembar banner yang bertuliskan empat hari pindah, satu lembar kain bekas potongan, satu buah celana dalam, satu bungkus plastik berisikan sampel bercak darah, satu tabung berisi dan sampel darah dan satu gigi geraham.(tea/lim)



Loading...