MalangPost - Tantangan Jaga Bobot Tubuh

Rabu, 12 Agustus 2020

  Mengikuti :

Tantangan Jaga Bobot Tubuh

Rabu, 08 Apr 2020, Dibaca : 2706 Kali

PEREMPUAN cantik ini telah memboyong banyak prestasi dalam dunia modelling hingga tingkat nasional. Salah satu kuncinya menjaga keseimbangan antara kuliah dan pekerjaan yang ditekuni sebagai model.

Selain itu harus siap menghadapi tantangan, termasuk menjaga bobot tubuh. Terkesan mudah, tapi butuh konsistensi. Selain itu keseriusan dan membagi waktu berdasarkan skala prioritas sangat penting.

 

Jejak prestasi Amel sudah sejak beberapa tahun lalu hingga kini. Pada tahun 2014 lalu, ia  masuk menjadi 40 besar Gadis Sampul. Lalu disusul juara 1 Young Talented Model Search dan juara 3 Surabaya Model Search.

Masih di tahun yang sama, ia menjadi juara 1 Miss MX dan menjadi pemenang Miss Matos pada tahun 2015. Karirnya dalam dunia modelling memang terus berjalan hingga kini semakin cemerlang.

"Kegiatan saat ini selain kuliah saya juga menerima endorsement, photoshoot, model dan juga tengah mempersiapkan membuka bisnis butik," ujar Amel.

 

Mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UB ini paling menyukai aktivitasnya sebagai model. Sebab menurutnya dunia modelling adalah passion. Sehingga membuatnya tak pernah merasa capek maupun lelah saat melakoni dunianya itu.

Hanya saja ada beberapa hal yang menurutnya menjadi tantangan tersendiri. Paling berat yakni menjaga bobot tubuhnya agar tetap ideal, berbanding terbalik dengan hobinya yang doyan makan.

"Tantangan terberat bagi saya yang suka banget makan, jadi untuk mengatasinya sebisa mungkin olahraga diimbangi dengan makanan sehat," terang Wakil II Kakang Mbakyu Kota Malang tahun 2015 ini.

 

Olahraga kini menjadi rutinitas Amel untuk tetap enjoy di rumah semasa social distancing akibat Covid-19.  Menurutnya cara inilah yang membuatnya tetap produktif selama berada di rumah dan untuk melawan kejenuhan.

"Selain video call sama teman-teman, untuk mengatasi selama di rumah saja juga dengan workout kayak fitness tapi body workout di rumah tanpa equipment, selain itu juga saya masih terima endorsement" paparnya.

 

Tantangan lainnya yakni job yang bertumpukan antara model dengan kegiatan lain seperti endorsement sehingga harus pintar mengatur waktu. Namun Top 10 Miss Grand Indonesia tahun 2018 ini mempunyai cara jitu mengatasinya.

Apa yang akan dan harus dikerjakan selalu Amel catat. Selain itu menjaga antara kuliah dan dunia model. "Jadi keduanya harus balance, atur waktu dengan teman juga penting. Sebisa mungkin saya belajar mengatakan 'aku skip dulu' atau 'aku tidak bisa', meskipun sulit dan kadang sungkan. Tapi tetap harus, karena kita memiliki prioritas masing-masing," papar Amel.

 

Sebagai model Amel terbilang sudah banyak dikenal bahkan tawaran yang datang silih berganti. Dalam satu bulan sedikitnya ia bisa mengambil job modelling 4-6 kali dengan penghasilan Rp 1 juta sekali jalan."Hasilnya buat kebutuhan sehari-hari dan ditabung juga," tandas Amel.

Selain sebagai model Amel juga beberapa kali didapuk sebagi pemateri dalam beberapa event. Misalnya pemateri Modelling Class Kakang Mbakyu Cilik tahun 2016, Duta Brawijaya 2016 dan Woman Talk Filkom UB tahun 2018. Selain itu ia juga terlihat sebagai model dalam show Ciputra World Fashion Week sejak 2015 hingga 2016 dan terlibat pula sebagai model Show Surabaya Fashion Parade sejak 2015 hingga sekarang. (lin/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Linda Elpariyani