MalangPost - Tim Strong Point Jaring Puluhan Pelanggar

Senin, 13 Juli 2020

  Mengikuti :

Tim Strong Point Jaring Puluhan Pelanggar

Kamis, 28 Mei 2020, Dibaca : 1554 Kali

MALANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Malang sudah berlangsung  12 hari. Namun masih banyak pelanggaran ditemukan. Terutama warga yang tidak menggunakan masker dan berboncengan bukan dengan keluarga. Seperti yang terlihat di kawasan exit tol Pakis Kamis (28/5), puluhan warga terjaring operasi Tim Strong Point II Kecamatan Pakis.


Sebagian besar mereka terjaring lantaran tidak memakai masker. Sanksinya warga diminta menulis surat pernyataan.  Petugas akan memberikan sanksi tegas, ketika warga tersebut mengulangi kesalahannya.
“Menggunakan masker merupakan salah satu yang wajib dilakukan warga saat keluar rumah di masa pandemi Covid-19, tidak hanya saat PSBB,’’ kata Perwira Pengendari Tim Strong Point II Kecamatan Pakis Ipda Choirul Mustofa.  Penggunaan masker merupakan salah satu upaya pencegahan Covid-19.
“Kalaupun nanti sudah tidak PSBB warga tetap harus menggunakan masker sampai dengan pandemi Covid-19 berakhir,’’ ucapnya.


Selain tidak menggunakan masker, pelanggaran lain PSBB yang ditemukan adalah pengendara motor berboncengan dengan orang lain atau tidak dengan keluarga inti. Saat mengetahui itu, petugas meminta pengendara motor tetap melanjutkan perjalanan. Namun yang dibonceng harus turun dan dijemput oleh keluarga intinya.
“Tadi juga ditemukan kendaraan luar daerah mau masuk Kabupaten Malang. Kendaraann tersebut langsung kami minta putar balik, apalagi penumpangnya melebihi yang sudah ditentukan,’’ pungkasnya.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika